TULUNGAGUNG – Petugas gabungan dari berbagai instansi melakukan pemeriksaan menyeluruh atau ramp check terhadap armada bus dan tes urine bagi para awak di Terminal Gayatri Tulungagung, Selasa (17/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran 2026, dengan fokus pada kelayakan kendaraan dan kondisi kesehatan pengemudi.

Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menjelaskan bahwa ramp check melibatkan Jasa Raharja, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung. Pemeriksaan ini krusial untuk menjamin armada bus aman digunakan selama periode mudik.

“Dari hasil pemeriksaan kondisi bus aman dan layak jalan. Tapi tadi ada 1 bus yang belum memiliki APAR,” ujar Ahmad Baharudin, Selasa (17/3/2026).

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Yono, menambahkan bahwa tujuh armada bus telah menjalani ramp check yang meliputi kelengkapan administrasi dan fungsi teknis. “Kami telah memeriksa kelengkapan administrasi, sistem teknisi pengereman, lampu dan roda bus. Saat ini kami belum menemukan pelanggaran, jika ada kami akan lakukan tilang,” terangnya.

Yono juga memastikan bahwa ramp check akan dilakukan secara berkala, terutama selama masa angkutan Lebaran 2026, dengan target 10 hingga 12 bus setiap hari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas dari Dinkes dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine kepada para awak bus. Kepala BNN Kabupaten Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, menegaskan pentingnya tes ini.

“Kegiatan tes urine, sasaran kami adalah crew bus,” papar Wasbeka Abie Yuwono.

Dari target 30 awak bus, 13 di antaranya telah menjalani tes urine. Pemeriksaan ini mencakup enam parameter zat, yaitu amphetamine, methamphetamine, marijuana, morphine, opiate, cocaine, dan benzodiazepine. Hasilnya, seluruh 13 awak bus yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba.

Wasbeka Abie Yuwono menambahkan, tes urine ini esensial untuk memastikan para pengemudi bebas dari pengaruh narkoba, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik. “Apabila ada temuan, kami akan melakukan asessment dan rehabilitasi kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.