Sebanyak 136.759 kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Gempol-Pasuruan selama periode angkutan Lebaran 2026, yakni pada 11 hingga 17 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 6,80 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berkisar 128.055 kendaraan.

PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaporkan, tren peningkatan mobilitas masyarakat ini juga melampaui catatan volume lalu lintas mudik Lebaran tahun 2025 yang hanya mencapai 127.793 kendaraan, atau naik 7,02 persen.

Peningkatan Mobilitas di Empat Gerbang Tol Utama

General Manager Teknik & Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan, Leonardo Chandra, mengonfirmasi adanya lonjakan aktivitas di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Menurutnya, hal ini terlihat jelas dari padatnya lalu lintas di empat Gerbang Tol (GT) utama sepanjang ruas Gempol-Pasuruan.

“Kenaikan tertinggi dibandingkan lalu lintas normal terjadi di Gerbang Tol Pasuruan dan Gerbang Tol Bangil, yang menjadi titik utama keluar-masuknya kendaraan para pemudik,” jelas Leonardo.

Secara rinci, pada periode 11-17 Maret 2026, GT Bangil mencatat 12.394 kendaraan keluar, naik 12,61 persen dari lalu lintas normal 11.006 kendaraan. Sementara itu, kendaraan masuk melalui GT Bangil mencapai 12.691 unit, meningkat 8,48 persen dari lalu lintas normal 11.699 kendaraan.

Di GT Rembang, tercatat 11.811 kendaraan keluar, naik tipis 0,31 persen dari lalu lintas normal 11.775 kendaraan. Untuk kendaraan masuk, ada 11.606 unit, naik 0,34 persen dari lalu lintas normal 11.567 kendaraan.

GT Pasuruan mengalami peningkatan signifikan dengan 30.936 kendaraan keluar, naik 11,47 persen dari lalu lintas normal 27.754 kendaraan. Kendaraan masuk melalui GT Pasuruan juga naik 8,34 persen, mencapai 31.952 unit dari lalu lintas normal 29.492 kendaraan.

Terakhir, GT Grati mencatat 10.122 kendaraan keluar, naik 8,65 persen dari lalu lintas normal 9.316 kendaraan. Namun, kendaraan masuk melalui GT Grati justru mengalami penurunan 1,29 persen, dengan 15.247 unit dibandingkan lalu lintas normal 15.446 kendaraan.