Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri meninjau langsung kesiapan personel dan fasilitas pengamanan di Pelabuhan Merak, Banten, pada Senin (16/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Idul Fitri 2026, dengan fokus pada Posko Terpadu Siaga Bencana dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

Kunjungan yang dipimpin oleh Brigjen Pol. Alfian ini memeriksa kesiapan 45 personel gabungan yang bersiaga di posko tersebut. Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur internal Polri, seperti Satbrimob, Polair, Sabhara, Tim Dokkes, dan Tim Narkoba Polda Banten.

Selain itu, kekuatan pengamanan juga diperkuat oleh instansi eksternal. Mereka meliputi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT ASDP Indonesia Ferry, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kolaborasi lintas sektoral ini bertujuan menjamin koordinasi yang solid dalam menghadapi potensi kendala.

Salah satu aspek krusial yang ditinjau adalah sistem pemantauan cuaca dan kondisi laut secara real-time. Melalui monitor BMKG yang tersedia di Posko, petugas dapat menetapkan status siaga apabila kecepatan angin melampaui 30 knot atau tinggi gelombang mencapai di atas 1,8 meter. Hingga pukul 17.50 WIB pada hari peninjauan, laporan menunjukkan kondisi kecepatan angin dan gelombang di perlintasan Merak-Bakauheni masih dalam kategori normal dan aman untuk pelayaran.

Terkait pergerakan pemudik, Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak AKP Gusti Almasri P. mengungkapkan adanya tren peningkatan aktivitas kendaraan yang signifikan. “Data menunjukkan adanya kenaikan volume kendaraan sebesar 20 persen terhitung sejak tanggal 13 Maret hingga saat ini. Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 16 atau 17 Maret ini,” ujar AKP Gusti Almasri P. di Pelabuhan Merak.

Ia menambahkan, koordinasi terus ditingkatkan seiring bertambahnya volume kendaraan yang masuk ke area pelabuhan. Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus mengimbau para pemudik untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dengan adanya integrasi data dari berbagai instansi di Posko Terpadu, diharapkan segala kendala, baik dari sisi keamanan maupun faktor alam, dapat diantisipasi secara cepat dan tepat. Hal ini demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang hendak merayakan Lebaran di kampung halaman.