InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat manajemen risiko dan kesiapan operasional untuk menjamin keselamatan pengunjung selama lonjakan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Mandalika. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan prima di tengah tingginya mobilitas wisatawan.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, di Mataram pada Sabtu (20/12/2025), menjelaskan bahwa periode Natal dan tahun baru merupakan fase krusial dengan tingkat mobilitas wisatawan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan risiko yang terukur dan prudent demi menjaga stabilitas operasional kawasan.

Fokus Utama: Keselamatan Pengunjung dan Kelancaran Operasional

“ITDC memastikan kesiapan Natal dan tahun baru dikelola dalam kerangka manajemen risiko dan tata kelola yang kuat. Fokus kami adalah menjaga keselamatan pengunjung, memastikan kelancaran operasional kawasan, dan keberlanjutan kinerja destinasi di tengah peningkatan aktivitas wisata,” tegas Troy Warokka.

Ia menambahkan, kawasan Mandalika memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan selama periode Natal dan tahun baru mencapai 118.733 kedatangan. Peningkatan kunjungan ini didukung oleh berbagai rangkaian aktivitas akhir tahun yang diselenggarakan oleh tenant di kawasan.

Kegiatan tersebut meliputi gala dinner dan hiburan musik di sejumlah hotel, serta live music dan DJ performance pada malam pergantian tahun. “Seluruh rangkaian kegiatan tenant di The Mandalika dilaksanakan dengan pengawasan dan koordinasi ITDC bersama stakeholders terkait, untuk memastikan aspek keamanan, kenyamanan, dan ketertiban kawasan tetap terjaga selama periode libur Natal dan tahun baru,” jelasnya.

Penguatan Aspek Operasional dan Pengamanan

Demi mendukung kelancaran dan kenyamanan selama periode libur akhir tahun, ITDC juga memperkuat aspek operasional dan pengamanan kawasan. Langkah konkret yang diambil mencakup pendirian posko kesiapsiagaan di titik-titik strategis, pengaturan akses dan lalu lintas kawasan, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan terkait guna mengantisipasi peningkatan aktivitas pengunjung.

“Pendekatan operasional yang kami terapkan adalah memastikan seluruh kawasan bisa menikmati momentum Natal dan tahun baru dengan aman, tertib, dan terkendali tanpa mengurangi kualitas pengalaman wisata,” ujar Troy Warokka.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, ITDC optimistis periode libur akhir tahun akan menawarkan pengalaman liburan yang berkualitas dan berkesan bagi wisatawan, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.