Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, mengajak seluruh warga Surabaya untuk aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan anak-anak.

Dalam sebuah sosialisasi yang digelar di GOR Griya Moni, Wiyung, pada Sabtu (28/2), Indah Kurnia menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai investasi jangka panjang. Ia menyoroti langkah pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional sebagai upaya strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Indah Kurnia Tegaskan Peran Pengawasan Anggaran

“Langkah pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional ini strategis. Tujuannya jelas, menyiapkan generasi yang sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Indah Kurnia saat berbicara melalui sambungan virtual.

Politisi asal Surabaya ini juga mengklarifikasi perannya dalam struktur program MBG. Ia menegaskan bahwa posisinya murni berada di jalur pengawasan anggaran negara, bukan sebagai pelaksana teknis di lapangan.

“Saya tidak mengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagai anggota DPR, tanggung jawab saya adalah memastikan dana APBN dalam program ini memberikan manfaat maksimal bagi rakyat dan berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Indah mengapresiasi dialog terbuka antara warga dan perwakilan Badan Gizi Nasional. Ia meminta masyarakat tidak ragu untuk melaporkan jika menemukan kejanggalan atau ketidaksesuaian di lapangan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat.

Transparansi dan partisipasi publik, lanjut Indah, menjadi kunci agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial. Ia berharap program ini benar-benar memperbaiki kualitas hidup masyarakat, khususnya di lapisan bawah.

“Kami ingin program ini menghasilkan dampak nyata. Rakyat harus mendapat hak gizinya secara utuh tanpa ada potongan atau penurunan kualitas,” tutup Indah Kurnia.

sumber gambar: jatimnow.com