MOROWALI – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Morowali. Hal ini diwujudkan melalui pelatihan peningkatan kapasitas berbahasa Inggris bagi 150 guru se-Kecamatan Bahodopi yang diselenggarakan selama empat hari, pada 18-21 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Expo PT IMIP tersebut diikuti oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SMK. Program ini merupakan bagian integral dari upaya IMIP dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan di wilayah lingkar industri.
IMIP Fokus pada Peningkatan Kapasitas Guru
Head of CSR Department PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam memajukan pendidikan. “Pengembangan profesional dalam pembelajaran Bahasa Inggris bertujuan menggali potensi sekaligus meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris bagi para guru di Bahodopi. Kami berharap kemampuan ini dapat ditransfer kepada peserta didik secara efektif dan menyenangkan,” ujar Tommy.
Tommy menambahkan, IMIP secara konsisten menyelenggarakan program serupa melalui koordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Morowali, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tema pelatihan yang diangkat selalu merupakan hasil sinkronisasi program antara perusahaan dan pemerintah daerah, dengan tujuan menciptakan tenaga pendidik yang berkualitas dan berdaya saing.
Metode Interaktif dari Universitas Tadulako
Dalam pelatihan kali ini, IMIP menggandeng praktisi dan dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Tadulako. Para ahli ini memiliki kompetensi khusus dalam pengajaran Bahasa Inggris dan membawakan materi yang difokuskan pada metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Pendekatan ini diharapkan memudahkan para guru untuk menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan sekolah masing-masing.
Ke depan, PT IMIP memastikan bahwa program peningkatan kapasitas guru akan terus berlanjut. “Program ini bersifat berkelanjutan. Kami akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta guru-guru di Bahodopi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” tutup Tommy.
