Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan keseriusan dalam menghadapi AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Tim voli putra milik Kepolisian RI ini resmi merekrut middle blocker asal Kuba, Robertlandy Simon, untuk menambah kekuatan jelang turnamen akbar yang akan digelar di Pontianak tersebut.

Robertlandy Simon, pevoli kelahiran 11 Juni 1987, dikenal sebagai salah satu “monster block” di dunia voli internasional. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi amunisi vital bagi Bhayangkara Presisi yang menargetkan gelar juara di kancah Asia.

Persiapan Matang Menuju Kancah Asia

Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi, Pipit Rismanto, menegaskan bahwa persiapan timnya menghadapi ajang tersebut tidak main-main. “Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat Pontianak yang menjadi tuan rumah,” ujar Pipit, yang lahir pada 30 Desember 1972 itu.

Pipit menambahkan bahwa pemilihan skuad dilakukan dengan cermat. “Mengenai skuad, kami memang mencari komposisi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara,” jelasnya.

Sebelumnya, Bhayangkara Presisi juga telah mendatangkan sejumlah pemain asing berkualitas lainnya, yakni opposite hitter Noumory Keita dari Mali, outside hitter Rok Mozic asal Slovenia, dan opposite hitter Bardia Saadat dari Iran. Komposisi ini menunjukkan ambisi besar tim untuk bersaing di level tertinggi.

Tak hanya pemain asing, tim juara Proliga edisi 2024 dan 2025 ini juga memperkuat barisan pemain lokal. Salah satu rekrutan penting adalah outside hitter Farhan Halim, yang sebelumnya memperkuat VC Nagano Tridents di Liga Jepang.

Dengan kombinasi pemain lokal dan asing berkelas dunia, Jakarta Bhayangkara Presisi optimis dapat mewujudkan target meraih gelar juara di AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 dan mengharumkan nama Indonesia.