Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Bali, Assia Keva, kembali menyapa para pendengar dengan karya terbarunya. Setelah sukses merilis album mini ‘Forevermore’ pada Oktober 2025 lalu, kini di tahun 2026, Assia Keva menghadirkan tiga lagu dari album tersebut dalam format live piano yang lebih intim.
‘Forevermore, But It’s Just Me And Piano’: Kembali ke Esensi
Tiga lagu pilihan, yakni “Baby July”, “Can We Be Friends Again?”, dan “Looking for Love in Wrong Places”, dirilis ulang dan dikemas menjadi satu entitas album mini baru bertajuk ‘Forevermore, But It’s Just Me And Piano’. Dalam proyek ini, Assia Keva berkolaborasi dengan Kevin Suwandhi, merekamnya secara langsung di DeBeat Music Studio, Bali.
Pendekatan sederhana yang menonjolkan kekuatan vokal Assia Keva dan iringan piano menjadi fokus utama dalam versi ini. Format minimalis ini dipilih untuk menghadirkan emosi lagu secara lebih dekat dan mendalam kepada para pendengar.
Pilihan Personal: Kembali ke Akar Musik Akustik
Assia Keva menjelaskan bahwa keputusan untuk menyajikan lagu-lagu tersebut dalam format minimalis adalah sebuah pilihan yang sangat personal. “Aku besar dengan bernyanyi secara akustik, jadi membuat versi piano ini adalah pilihan yang sangat personal buatku. Ini semacam caraku kembali ke akar, ke cara bernyanyi yang paling aku cintai di dunia ini,” ungkap Assia Keva.
Penyanyi asal Bali ini berharap, melalui ‘Forevermore, But It’s Just Me And Piano’, para pendengar juga dapat merasakan cinta dan kedekatan emosional yang ia curahkan dalam setiap nada. Rilis ini menjadi bukti dedikasi Assia Keva terhadap musik dan keinginan untuk selalu terhubung dengan esensi bermusiknya.
