Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Sulawesi Tengah, memindahkan seorang deteni warga negara Filipina bernama Rowel Ogsoc Rebatool ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado, Sulawesi Utara, pada Senin, 23 Maret 2026. Pemindahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan warga negara asing yang sebelumnya ditemukan terdampar di wilayah Kabupaten Buol.

Rowel Ogsoc Rebatool, yang berprofesi sebagai nelayan, akan menjalani proses administrasi dan pengurusan dokumen perjalanan di Rudenim Manado untuk kemudian dipulangkan ke negara asalnya, Filipina.

Proses Pemindahan dan Komitmen Imigrasi

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menjelaskan bahwa proses pemindahan tersebut dilakukan melalui jalur darat. “Pada hari ini, kami mengawal langsung proses pemindahan warga negara Filipina yang terdampar di Buol. Perjalanan ditempuh melalui jalur darat dari Palu menuju Rumah Detensi Imigrasi di Manado,” kata Akmal di Palu, Senin (23/3/2026).

Akmal menambahkan, pemindahan ini dilaksanakan dengan pengawalan langsung oleh dua petugas dari Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu. Pengawalan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan hingga deteni tiba di Rudenim Manado.

Meskipun bertepatan dengan suasana libur Lebaran, pihak Imigrasi Palu menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas. “Meskipun masih dalam suasana libur Lebaran, pihak imigrasi tetap berkomitmen menjalankan tugas pelayanan dan pengawasan keimigrasian secara optimal,” ujar Akmal.

Langkah Selanjutnya di Rudenim Manado

Setibanya di Manado, Rudenim Manado akan bertanggung jawab penuh dalam menangani proses administrasi dan pengurusan dokumen perjalanan (travel document) pemulangan Rowel Ogsoc Rebatool ke Filipina. Koordinasi erat akan terus dilakukan dengan Konsulat Filipina untuk kelancaran proses ini.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu juga menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjalankan tugas dan fungsi keimigrasian secara profesional. Pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerjanya akan terus diperkuat.