Tanah amblas terjadi di pinggiran sungai Midang, Rembiga, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (21/1/2026) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan sebuah mobil box terperosok dan pagar pembatas bangunan toko onderdil kendaraan runtuh sepanjang sekitar 10 meter.

Amblasan tanah dengan kedalaman mencapai 12 meter tersebut dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak Selasa malam. Kondisi ini membuat struktur tanah di sekitar pinggiran sungai menjadi tidak stabil.

Hingga Rabu pagi, operator alat berat crane dikerahkan untuk mengevakuasi mobil box yang terjebak di dalam lubang amblasan. Upaya penanganan dan pembersihan material longsor masih terus dilakukan oleh pihak terkait.