Aktor ternama China, Huang Jingyu, dipastikan akan menjajal perjalanan ke luar angkasa pada tahun 2028. Ia menjadi salah satu figur publik yang akan mengikuti penerbangan wisata antariksa komersial pertama di negaranya.
Perjalanan tersebut akan menggunakan wahana antariksa CYZ1, hasil pengembangan perusahaan penerbangan luar angkasa komersial InterstellOr. Misi ini menargetkan penerbangan berawak komersial pertama China yang akan membawa penumpang menembus batas luar angkasa.
InterstellOr mengumumkan bahwa satu tiket wisata luar angkasa dibanderol 3 juta Yuan, atau setara dengan sekitar Rp6,7 miliar. Untuk mengamankan kursi, calon penumpang diwajibkan membayar uang muka sebesar 10 persen dari total harga tiket.
Huang Jingyu tercatat sebagai “Space Tourist No. 009” dan akan terbang bersama sejumlah tokoh ternama lainnya, termasuk seorang akademisi dari Akademi Teknik China. Sejauh ini, lebih dari 10 pelanggan dari berbagai latar belakang telah menandatangani kontrak, meliputi akademisi, pebisnis, tokoh industri dirgantara, seniman, hingga figur hiburan.
Pada 22 Januari, Huang Jingyu secara resmi mengumumkan keterlibatannya sebagai wisatawan luar angkasa komersial. Dalam sebuah pesan video, ia mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya bisa terbang menggunakan wahana buatan China.
“Mampu pergi ke luar angkasa dengan pesawat yang dikembangkan China adalah sebuah kehormatan. Aku ingin melihat langsung bintang-bintang dan keindahan Bumi dari atas,” ujar Huang Jingyu, seperti dikutip dari City News Service, Minggu (25/1/2026), dalam pernyataan yang dirilis pihak perusahaan.
Perwakilan merek InterstellOr, Du, menjelaskan alasan pemilihan Huang Jingyu. Menurut Du, citra sang aktor yang tangguh dan kuat di layar sangat sesuai dengan visi perusahaan.
“Karakter Johnny Huang yang keras dan berani, serta perannya dalam drama fiksi ilmiah Sea of Dreams yang berkaitan dengan eksplorasi luar angkasa, sangat sesuai dengan visi kami,” kata Du. Sea of Dreams adalah salah satu drama Huang Jingyu yang belum dirilis, di mana ia berperan sebagai Jiang Xing Bei yang memimpin perjalanan berbahaya saat air permukaan bumi tiba-tiba naik ke angkasa.
Dalam misi ini, para penumpang akan menembus Garis Kármán di ketinggian 100 kilometer, yang dikenal sebagai batas antara Bumi dan luar angkasa. Mereka dijadwalkan merasakan kondisi tanpa bobot selama lima hingga sepuluh menit, sekaligus menikmati panorama Bumi dari angkasa.
InterstellOr menegaskan tujuan jangka panjang mereka adalah membuat perjalanan luar angkasa lebih aman dan mudah diakses masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, perusahaan berencana menurunkan harga tiket agar wisata antariksa dapat dinikmati lebih banyak orang.
Ke depan, InterstellOr menyiapkan peta jalan ambisius, mulai dari penerbangan suborbital, misi orbital pada 2032, hingga rencana menjangkau orbit Bulan pada 2038. Bagi Huang Jingyu, langkah ini menandai babak baru, tidak hanya dalam kariernya, tetapi juga dalam sejarah wisata luar angkasa komersial China.
