Pemerintah Kabupaten Ciamis secara resmi melepas 444 calon jemaah haji beserta petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 JKT. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Gedung KH Irfan Hielmy, Kompleks Islamic Center Ciamis, pada Sabtu (2/5/2026).

Keberangkatan ini menandai momen bersejarah bagi warga Ciamis. Untuk pertama kalinya, ratusan tamu Allah dari wilayah ini akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Pionir Keberangkatan via Kertajati

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menjelaskan bahwa para jemaah akan terlebih dahulu transit dan menginap satu malam di Asrama Haji Lohbener, Indramayu. Mereka baru akan bertolak ke Arab Saudi pada keesokan harinya.

“Keberangkatan 444 jemaah haji bersama petugas menuju Asrama Haji Lohbener untuk diinapkan satu malam, hingga besok hari berangkat melalui BIJB Kertajati. Ini adalah momen bersejarah karena jemaah Ciamis menjadi pionir penggunaan jalur Bandara Kertajati,” ujar Herdiat.

Pesan Kesehatan dan Disiplin

Mengingat perbedaan cuaca yang ekstrem di Arab Saudi, Bupati Herdiat menitipkan pesan khusus agar para jemaah menjaga kondisi fisik. Ia menekankan pentingnya asupan nutrisi dan hidrasi yang cukup selama menjalankan ibadah.

“Kami berpesan agar jemaah makan dan minum secara teratur, utamakan makanan bergizi agar terhindar dari dehidrasi karena cuaca di Makkah maupun Madinah cukup panas. Selain itu, tetap disiplin mengikuti jadwal ketua rombongan dan dilarang bepergian sendirian tanpa koordinasi,” tegasnya.

Suasana Haru Iringi Keberangkatan

Suasana haru menyelimuti halaman Gedung KH Irfan Hielmy sejak pukul 05.00 WIB. Ribuan keluarga pengantar memadati jalan protokol, melambaikan tangan sembari menitikkan air mata saat bus yang membawa para jemaah mulai meninggalkan kompleks Islamic Center.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Ciamis, Saeful Uyun, menambahkan bahwa seluruh jemaah yang berangkat hari ini telah menyelesaikan rangkaian manasik haji dan verifikasi administrasi. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang membantu proses ini.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang membantu proses administrasi dan logistik. Dalam kloter ini, tercatat jemaah tertua berusia 81 tahun dan termuda 17 tahun. Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Saeful.