Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar secara sakral pada Minggu, 26 April 2026. Momen bahagia dua bintang muda ini turut disaksikan oleh pebisnis terkenal, Dewi Motik Pramono, yang hadir sebagai tamu undangan.
Dewi Motik menyoroti aura pengantin dari El dan Syifa yang terpancar kuat sejak awal mereka memasuki ruangan upacara. Ia juga menggarisbawahi perjalanan cinta pasangan ini yang telah terjalin cukup lama hingga akhirnya berujung manis di pelaminan.
Keharmonisan Orang Tua Jadi Sorotan
Selain pesona El dan Syifa, hal yang paling menyentuh hati Dewi Motik adalah keharmonisan yang ditunjukkan oleh orang tua kedua mempelai sepanjang acara. Kehadiran Ahmad Dhani bersama Mulan Jameela, serta Maia Estianty bersama Irwan Mussry, yang duduk berjejer, menciptakan suasana yang sangat sejuk dan damai.
“Oh saya senang semua, yang saya haru suami istri bapak ibunya, bapak ibunya sama mertuanya, eh semua manis. Kan enak kalau lihat perkawinan nggak rebutan kayak gitu, semua manis. Seneng liatnya suami istri, suami istri berjejer manis itu semuanya,” ujar Dewi Motik saat ditemui awak media di lokasi acara, Minggu (26/4/2026).
Prosesi Adat Jawa yang Sakral
Prosesi akad nikah El dan Syifa diketahui mengusung adat Jawa yang sangat kental dan tertata rapi sesuai tradisi leluhur. Setiap detail upacara dijalankan dengan penuh ketelitian, menambah kekhidmatan momen yang sangat dinantikan publik tersebut.
Meski diwarnai rasa haru, prosesi ijab kabul lebih banyak dihiasi oleh senyum bahagia dan ekspresi penuh kasih sayang dari seluruh anggota keluarga. Dewi Motik bersaksi bahwa tidak ada ketegangan yang berlebihan, melainkan penuh dengan jalinan sayang antar kedua belah pihak keluarga.
“Sangat sakral dan sangat tepat dan sangat bagus. Dan suasananya apa, semua gembira. (Pakai adat) Jawa. Oh berarti full Jawa ya Umi,” ungkap Dewi Motik.
Wejangan untuk Rumah Tangga El dan Syifa
Sebagai penutup, Dewi Motik memberikan wejangan mendalam bagi El dan Syifa dalam menjalani lembaran kehidupan baru sebagai suami istri. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan rumah tangga sesungguhnya terletak pada kemampuan pasangan untuk saling menyesuaikan diri setiap harinya.
“Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah. Dan saya selalu bilang, tidak ada orang yang cocok, yang ada dicocok-cocokkan. Tiga bulan itu hanya honeymoon, cuma tiga bulan, tapi yang lainnya itu dicocok-cocokkan,” pesan Dewi. “InsyaAllah mereka akan cocok-cocok dan InsyaAllah bisa Sakinah Mawaddah Warahmah, panjang iman dan takwa pada Allah, Amin.”

