Memasuki akhir pekan pertama Ramadan 1447 H, Sabtu (21/2/2026), harga komoditas cabai di Kota Medan terpantau fluktuatif. Cabai merah keriting menunjukkan tren kenaikan, sementara cabai rawit justru mengalami penurunan signifikan, memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen di tengah bulan suci.
Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi dan Manajemen Pangan (SIMPANG) Kota Medan, harga rata-rata cabai merah keriting saat ini mencapai Rp36.571 per kilogram. Angka ini mencerminkan kenaikan sekitar 3,39% dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
Disparitas Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Medan
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antar-wilayah di Kota Medan. Di beberapa pasar tradisional utama, harga cabai merah keriting bervariasi:
| Lokasi Pasar | Harga Cabai Merah (per Kg) |
|---|---|
| Pasar Bakti (Medan Area) | Rp45.000 |
| Pasar Medan Deli (Medan Barat) | Rp35.000 |
| Pasar Petisah | Rp36.000 |
Berbeda nasib dengan cabai merah, harga cabai rawit justru mengalami tren penurunan yang melegakan konsumen. Di Pasar Kampung Lalang, harga cabai rawit kini dibanderol Rp40.000 per kg. Harga ini turun drastis dari pekan lalu yang sempat bertengger di angka Rp52.500 per kg, menandakan penurunan sebesar Rp12.500.
Distribusi Terganggu Curah Hujan, Stok Tetap Surplus
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa kenaikan harga di beberapa titik bukan disebabkan oleh kelangkaan stok. Ia menegaskan ketersediaan cabai secara produksi sebenarnya mencukupi.
“Secara produksi, ketersediaan sebenarnya mencukupi. Namun, curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus menyebabkan distribusi terganggu,” terang Budi Santoso dalam keterangan resminya.
Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Medan memperkuat pernyataan tersebut, dengan mencatat status surplus 143 ton untuk cabai merah dan 55 ton untuk cabai rawit. Pemerintah kota melalui Satgas Pangan terus melakukan pemantauan agar rantai distribusi dari daerah penyangga seperti Karo dan Simalungun tetap berjalan lancar guna menjaga stabilitas harga selama bulan suci Ramadan.
Warga Medan disarankan untuk melakukan pengecekan harga melalui aplikasi SIMPANG Medan secara berkala dan berbelanja di pasar-pasar induk untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pasar ritel di tengah kota.
