Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan pentingnya kesiapsiagaan penuh puskesmas dan armada ambulans di sekitar lokasi wisata. Instruksi ini dikeluarkan menjelang puncak libur Lebaran 2026 yang diperkirakan akan menarik minat ribuan pengunjung ke berbagai destinasi di Kabupaten Jember.

Gus Fawait, sapaan akrab Bupati, secara khusus meminta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana melalui puskesmas di kawasan wisata untuk berada dalam kondisi siaga. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat yang mungkin dialami wisatawan maupun masyarakat sekitar.

Kesiapan Layanan Medis di Titik Vital

“Saya minta puskesmas, khususnya di wilayah wisata, untuk bersiap siaga terkait kebutuhan ambulans di masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait pada Jumat (20/3/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus pengamanan layanan kesehatan. Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Sejumlah lokasi yang menjadi prioritas antara lain Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan sekitarnya (Pondok Dalem, Paseban), kawasan wisata Pantai Watu Ulo, hingga Pantai Papuma.

Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada destinasi populer seperti Pantai Papuma dan Watu Ulo yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung signifikan.

“Jangan sampai lokasi yang menjadi pusat keramaian justru tidak memiliki ambulans dan tenaga medis. Terutama Papuma dan Watu Ulo yang berpotensi membeludak, sehingga perlu dukungan penuh agar petugas selalu siaga,” tegasnya.

Langkah preventif ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur Lebaran di Jember. Dengan kesiapan tenaga medis dan armada ambulans, diharapkan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.