Gudang penyimpanan barang di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hangus terbakar pada Selasa (24/3/2026) malam. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh sambaran petir saat hujan deras melanda wilayah setempat, yang kemudian menyebabkan korsleting listrik.
Kepala SPKT Polres Takalar, Ipda Agustino, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. “Itu gudang penyimpanan barang milik rumah sakit. Menurut keterangan saksi ada terdengar ledakan pada gudang,” ujar Agustino melalui keterangannya yang diterima pada Selasa.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian yang berada di area rumah sakit. “Penyebabnya, sejauh ini diduga karena korsleting listrik. Korban jiwa tidak ada,” tambah Agustino, menanggapi hasil pemeriksaan awal tim di lapangan.
Meskipun terjadi kebakaran, pasien yang sedang dirawat di RSUD Padjonga Daeng Ngalle dilaporkan tidak mengalami kepanikan. Hal ini dikarenakan lokasi gudang yang terbakar cukup jauh dari ruang perawatan pasien. “Alhamdulillah, sejauh ini menurut laporan tidak ada (pasien panik). Karena, letak gudang itu jauh di belakang, pojok samping ruang gizi,” jelas Agustino.
Staf RSUD setempat, Sufriadi, menjelaskan bahwa gudang tersebut digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sudah usang dan tidak terpakai oleh rumah sakit. Ia menduga kuat insiden bermula dari sambaran petir. “Kejadiannya itu diduga petir (menyambar) kena panel listrik lalu terbakar. Dalam gudang itu barang rongsokan seperti tempat tidur bekas, lemari besi pasien,” kata Sufriadi.
Menurut Sufriadi, di dalam gudang terdapat puluhan tempat tidur besi serta lemari yang sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Ia menambahkan, informasi awal kejadian didapat setelah rekan kerjanya mendengar suara ledakan keras dari panel listrik, sebelum api menjalar dan membakar barang-barang di dalamnya. Asap tebal yang mengepul ke atas menjadi penanda kebakaran.
Meski barang-barang di dalamnya ludes terbakar, dinding gudang yang terbuat dari seng tidak rubuh. Kerugian material akibat peristiwa ini belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara untuk menyimpulkan penyebab dan total kerugian.
