Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu M Iqbal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menanam pohon guna menjaga kelestarian kawasan hutan dan mengantisipasi bencana alam. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan ratusan bibit pohon yang dapat diambil masyarakat secara gratis.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri acara Safari Ramadhan di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, pada Sabtu. “Mari semua mulai menanam pohon, pohon apa saja. Pohon keras, pohon buah, apa saja yang bisa ditanam untuk menjaga keseimbangan alam,” tegas Lalu M Iqbal.
Pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan beragam jenis bibit pohon, termasuk durian, alpukat, dan kopi, yang siap dibagikan kepada masyarakat. “Kami siapkan ratusan bibit pohon, mulai dari durian, alpukat, kopi, dan lainnya. Silakan masyarakat mengambil dan menanam,” tambahnya.
Gubernur Iqbal menyoroti peningkatan frekuensi bencana alam di NTB dalam dua bulan terakhir, khususnya banjir bandang yang sebelumnya jarang terjadi. Observasi ini didapatnya setelah melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, termasuk Kota Bima dan Kabupaten Bima.
“Dalam dua bulan terakhir ini hampir semua tempat mengalami bencana, dan yang paling banyak dihadapi adalah banjir bandang yang dulu tidak pernah ada, sekarang mulai terjadi,” ungkapnya prihatin.
Menurutnya, fenomena ini tidak terlepas dari terganggunya keseimbangan alam akibat kerusakan hutan. Penggundulan hutan untuk pembukaan lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan menyebabkan tanah mudah terbawa aliran air saat hujan deras.
“Kondisi tersebut memicu banjir bandang dan merusak berbagai infrastruktur. Ketika hutan gundul, air tidak lagi terserap dengan baik. Akibatnya, lumpur dan air mengalir deras ke wilayah pemukiman dan merusak berbagai fasilitas,” jelas Gubernur.
Melalui momentum Safari Ramadan, Gubernur Iqbal kembali mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon dan tidak merusak kawasan hutan. “Kami mengajak masyarakat untuk mulai melakukan gerakan menanam pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan alam dan mencegah bencana banjir,” ujarnya.
Selain isu lingkungan, dalam kesempatan yang sama, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan umat Islam di berbagai negara di kawasan Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi sulit. Hal ini mengingat banyaknya warga Indonesia, termasuk dari NTB, yang bekerja di sana. “Mari doakan saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” pungkasnya.
Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pemerintah Provinsi NTB.
