Banjir kembali merendam kawasan Perumahan Mutiara Permai di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 sentimeter, atau setinggi paha orang dewasa di sejumlah titik dalam perumahan.
Genangan air mulai menggenangi kawasan tersebut sejak Jumat, 27 Februari 2026, dan hingga saat ini belum sepenuhnya surut. Di beberapa bagian, ketinggian air masih berada di kisaran betis orang dewasa. Namun, di area yang berada di dataran lebih rendah di dalam perumahan, genangan terpantau lebih tinggi.
Kondisi ini menyebabkan akses jalan menuju perumahan lumpuh total. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah melalui Patung Massa karena kendaraan tidak dapat melintas. Pada hari pertama banjir, banyak kendaraan dilaporkan mogok akibat air yang masuk ke mesin.
Daeng Mangu, seorang pengemudi bentor setempat, mengungkapkan kendaraannya turut terdampak. “kendaraannya turut mogok karena genangan air masuk hingga ke bagian dalam becaknya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa banyak pengendara motor memilih tidak melintas karena khawatir mesin kendaraan rusak.
Tim SAR gabungan bersama aparat kelurahan telah bersiaga sejak awal kejadian. Saat ketinggian air mencapai puncaknya, petugas turun langsung ke dalam perumahan untuk membantu warga. Hingga kini, mobil belum dapat melintas akibat tingginya genangan.
Salah seorang warga, Salma, menuturkan bahwa BTN Mutiara Permai merupakan wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir. “Dari tahun ke tahun selalu seperti ini. Kalau sudah tinggi, biasanya warga keluar dibantu Tim SAR,” kata Salma. Ia juga mengungkapkan bahwa banjir sempat masuk hingga ke dalam rumahnya.
Meskipun banjir terjadi hampir setiap tahun, sejumlah warga masih tetap bertahan dan berharap adanya penanganan yang lebih maksimal agar bencana serupa tidak terus berulang di kawasan tersebut.
