Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar Festival Pasar Wadai. Acara tahunan ini dibarengi dengan kegiatan pasar murah yang diinisiasi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan, bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal dan membantu masyarakat.

Pembukaan Festival Pasar Wadai Ramadan 1447 H secara resmi dilakukan pada Kamis (19/2) sore di kawasan Siring 0 Km, Banjarmasin. Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama Wali Kota Banjarmasin, M Yamin, meresmikan acara tersebut yang ditandai dengan prosesi penabuhan rampak kendang.

Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan bahwa Festival Pasar Wadai Ramadan merupakan tradisi masyarakat Banjar yang telah berlangsung lama dan diharapkan dapat terus dilestarikan. Ia juga menyoroti kondisi inflasi dan ekonomi masyarakat yang sedang sulit, terutama dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok menjelang dan selama Ramadan.

“Kita dorong masyarakat yang punya penghasilan lebih dapat berbelanja di pasar wadai dan berbagi dengan masyarakat kurang mampu. Ini sekaligus membantu UMKM dan ekonomi masyarakat secara luas,” tutur Hasnuryadi, menekankan peran pasar wadai dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya melalui pelaku UMKM.

Senada dengan Wakil Gubernur, Wali Kota Banjarmasin M Yamin mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik muslim maupun non-muslim, untuk turut serta meramaikan dan berbelanja di Festival Pasar Wadai ini. “Pasar wadai ini untuk semua masyarakat baik muslim dan non muslim, jadi kita harapkan ramadhan ini dapat berlangsung semarak,” ujarnya.

Festival Pasar Wadai tahun ini diikuti oleh 200 stan UMKM yang menyajikan beragam kuliner dan jajanan, termasuk wadai khas Banjar. M Yamin menegaskan bahwa stan berjualan pada pasar wadai disediakan secara gratis oleh Pemerintah Daerah sebagai upaya memajukan UMKM lokal.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pembukaan Festival Pasar Wadai berlangsung meriah. Ribuan warga memadati kawasan Siring 0 Km untuk berbelanja aneka kebutuhan berbuka puasa. Tidak hanya umat muslim, warga non-muslim juga terlihat antusias berkunjung dan berbelanja di pasar wadai.

Selain itu, stan pasar murah yang diselenggarakan oleh TPID Kalimantan Selatan turut menarik perhatian. Stan ini menawarkan aneka kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menyediakan kupon diskon sebesar Rp25 ribu bagi warga yang berbelanja.