Viu, platform streaming global, kembali menghadirkan tontonan berani melalui serial original terbarunya, Walid (Heaven’s Reign). Serial bergenre thriller religi ini dijadwalkan tayang perdana pada 26 Februari 2026, melanjutkan kesuksesan Viu dalam memicu diskusi publik seperti yang terjadi pada serial Bidaah tahun lalu.
Digarap oleh Rumah Karya Citra, Walid merupakan hasil kolaborasi penulis Eirma Fatima dan sutradara Pali Yahya. Keduanya meramu 12 episode yang secara mendalam mengupas bagaimana keyakinan sering kali menjadi alat tawar dalam perebutan pengaruh dan kekuasaan.
Kisah Pelarian dan Perebutan Pengaruh
Cerita utama serial ini berpusat pada sosok Walid, yang diperankan oleh aktor kawakan Faizal Hussein. Walid adalah mantan pemimpin sekte Jihad Ummah yang kini berstatus buronan. Dalam persembunyiannya di pegunungan, Walid tidak tinggal diam. Ia berupaya membangun kembali kekuatannya dengan menggandeng Habiburrahman, seorang penceramah yang memiliki daya pikat massa namun menyimpan niat terselubung. Aliansi mereka, menurut narasi serial, tidak didasari oleh ketaatan murni, melainkan kebutuhan akan kekuasaan.
Konflik semakin meruncing dengan kemunculan Ummi Hafizah (Marisa Yasmin), istri Walid yang terasing. Ia datang dengan misi memurnikan kembali ajaran pengikut suaminya. Di saat yang bersamaan, Ustaz Fateh (Dato’ A. Tamimi Siregar) tiba dari Kairo, bertekad untuk menarik Walid keluar dari jurang kesesatan yang ia yakini.
Kolaborasi Talenta Indonesia-Malaysia
Daya tarik utama Walid juga terletak pada komposisi pemainnya yang melintasi batas negara. Kehadiran aktris asal Indonesia, Olla Ramlan, yang memerankan karakter Raras Kartika, memberikan dimensi baru dalam penceritaan. Sinergi antara talenta Indonesia dan Malaysia ini menegaskan ambisi Viu untuk menyajikan konten lokal dengan standar global yang relevan bagi penonton di Asia Tenggara.
Selain nama-nama tersebut, jajaran pemeran juga diperkuat oleh Vanidah Imran sebagai Ummi Rabiatul, menambah intrik emosional dalam narasi yang padat.
Tim produksi dalam keterangan resminya, Minggu (08/2/2026), mengungkapkan, “Walid bukan sekadar drama pelarian. Ini adalah cermin tentang ego dan penebusan.” Serial ini akan mengisi slot tayang setiap Kamis dan Jumat. Bagi penonton yang mencari tontonan dengan tensi tinggi dan isu sosial yang berani, Walid menjanjikan pengalaman visual yang provokatif dan penuh makna.
