Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Kondisi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasaran dan mencegah gejolak.

Cadangan beras yang dikelola oleh Perum Bulog di wilayah NTB dilaporkan mencapai ratusan ribu ton, jumlah yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode hari raya. Ketersediaan ini menjadi salah satu indikator utama keamanan pasokan pangan.

Pemantauan harga di pasar tradisional Mataram menunjukkan stabilitas pada sebagian besar komoditas pangan. Meskipun demikian, harga cabai masih terpantau fluktuatif, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah dan pedagang.

Menyikapi kondisi ini, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian panik atau panic buying. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, sehingga tidak memicu kenaikan harga yang tidak wajar.