Nama Rien Wartia Trigina, atau yang lebih dikenal sebagai Erin Taulany, kembali menjadi sorotan publik. Setelah kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan mantan asisten rumah tangganya, kini Erin buka suara terkait alasan dirinya masih menggunakan nama belakang “Taulany” di akun media sosialnya.

Mantan istri Andre Taulany ini membantah keras tudingan warganet yang menyebut dirinya masih ingin bergantung pada nama besar keluarga mantan suaminya. Erin menegaskan bahwa persoalan tersebut murni karena kendala teknis dari pihak platform media sosial.

Proses Perubahan Nama yang Rumit

Dalam keterangannya, Erin menjelaskan bahwa proses perubahan nama akun media sosial yang sudah terverifikasi atau memiliki centang biru ternyata tidak mudah dilakukan. Menurutnya, pergantian nama harus melalui persetujuan pihak Meta internasional sehingga memakan waktu cukup panjang.

“Saya sudah proses itu dari bulan September. Dari pihak Meta harus pakai pihak Meta internasional. Karena waktu pas saya bikin nama itu dibuat, itu diproses dari pihaknya dia, orangnya dia, jadi memang agak lama,” ungkap Erin.

Ia juga menegaskan dirinya terus berusaha mengganti nama tersebut sejak beberapa bulan lalu, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Meta.

“Jadi itulah makanya saya terus fight untuk diubah namanya. Memang sudah diproses dari bulan September. Tapi memang belum, pihak Meta belum confirm,” lanjutnya.

Tersinggung dengan Pernyataan Andre Taulany

Di tengah ramainya komentar warganet, Erin juga merasa tersinggung dengan pernyataan sang mantan suami, Andre Taulany. Andre sebelumnya menyebut nama “Taulany” hanya pantas digunakan oleh orang-orang baik.

Ucapan tersebut dianggap sangat menyudutkan dirinya secara pribadi. “Oh iya dong, kan karena maksudnya kesannya saya nggak baik-baik. Wow. Dia sampai dibilang di media bahwa Taulany itu cuma khusus untuk orang-orang yang baik, gila kan,” cetus Erin.