Empat ekor paus pilot ditemukan mati di perairan dangkal Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Rote Ndao, pada Senin (9/3). Kematian ini terjadi setelah kawanan mamalia laut tersebut kembali terjebak di area tersebut, memicu upaya penyelamatan oleh aparat kepolisian dan nelayan setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar 10 ekor paus pilot muncul di perairan dangkal Desa Fuanfuni pada Senin malam. Aparat kepolisian dari Polsek Rote Barat Daya bersama nelayan setempat segera melakukan upaya penggiringan kawanan paus tersebut ke laut lepas. Dari jumlah tersebut, enam ekor paus berhasil digiring kembali ke perairan yang lebih dalam, namun empat ekor lainnya tidak dapat diselamatkan dan ditemukan mati.

Sebelumnya, pada siang hari di lokasi yang sama, kawanan paus pilot juga dilaporkan terjebak di area perairan dangkal dan jaring nelayan. Informasi ini kemudian disampaikan kepada piket Polsek Rote Barat Daya. Personel Polsek Rote Barat Daya yang dipimpin Aiptu Edwin C. Seran langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya penyelamatan.

Dengan menggunakan perahu dan dibantu sejumlah nelayan, kawanan paus pilot tersebut digiring menuju perairan yang lebih dalam untuk mencegah terjebak saat air laut surut. Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, menjelaskan bahwa proses penyelamatan dilakukan dengan peralatan seadanya dan melibatkan masyarakat nelayan setempat.

“Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Rote Barat Daya dibantu nelayan menggiring kawanan paus pilot ini ke perairan yang lebih dalam,” ujar Ipda Subur Gunawan dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3).

Ia menambahkan, proses penyelamatan berlangsung cukup lama karena paus harus diarahkan secara perlahan menuju laut lepas. “Hampir tiga jam proses penyelamatan dengan cara menggiring kawanan paus ini hingga mencapai titik aman,” tambahnya.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menyampaikan apresiasi kepada para nelayan yang turut membantu upaya penyelamatan kawanan paus pilot tersebut. “Kami berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan kawanan paus hari ini. Masyarakat juga memiliki kepedulian terhadap paus pilot yang merupakan satwa dilindungi sehingga berpartisipasi aktif,” ujarnya.