Sebanyak 442 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 22 Embarkasi Batam resmi diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (17/5) siang. Keberangkatan ini melanjutkan proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Batam yang berlangsung secara bertahap.

Rombongan jemaah asal Provinsi Jambi tersebut terbang menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5329. Pesawat lepas landas dari Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 12.25 WIB. Proses keberangkatan berjalan tertib di bawah pengawasan ketat petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam serta unsur terkait di bandara.

Berdasarkan data PPIH Embarkasi Batam, Kloter 22 ini merupakan gabungan jemaah dari berbagai daerah di Provinsi Jambi. Rinciannya, 244 orang dari Kabupaten Kerinci, 83 orang dari Kabupaten Tebo, 106 orang dari Kota Jambi, 2 orang dari Kota Sungai Penuh, dan 2 orang dari Kabupaten Batang Hari. Selain jemaah, kloter ini juga dilengkapi dengan 1 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan mencapai 442 orang.

Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah telah melalui rangkaian proses akhir yang meliputi pemeriksaan dokumen perjalanan, verifikasi data, hingga pemeriksaan kesehatan terakhir. Petugas memastikan bahwa seluruh jemaah yang diberangkatkan dalam kondisi siap terbang sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Kloter ini dipimpin oleh Ketua Kloter Hamdi Harmaini, yang bertugas mengoordinasikan pelayanan dan pendampingan jemaah selama perjalanan hingga tiba di Tanah Suci. Dalam rombongan ini, jemaah tertua tercatat atas nama Marsidin Mat Safii, sementara jemaah termuda adalah Suci Gina Aurelia, 14 tahun, asal Tebo.

Namun, tiga jemaah dilaporkan belum dapat diberangkatkan bersama rombongan karena kondisi kesehatan. Mereka adalah Satimah Kunti dari Kerinci, Zuhdi Jafar Idris dari Tebo, dan Maryam Sintan Paman dari Tebo. PPIH menyatakan ketiganya akan diberangkatkan setelah kondisi medis mereka memungkinkan dan dinyatakan layak terbang.

Dengan keberangkatan Kloter 22 ini, total jemaah yang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Batam mencapai 9.650 orang dari total 10.945 jemaah calon haji musim haji 1447 H. Masih ada tiga kloter terakhir yang dijadwalkan akan menuju Tanah Suci.

Embarkasi Batam pada musim haji tahun ini melayani jemaah dari empat provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat, yang terbagi dalam 25 kloter penerbangan. Seluruh proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap dengan sistem layanan terpadu di Embarkasi Batam.

Khusus jemaah asal Jambi, keberangkatan dilakukan melalui skema Embarkasi Antara. Dalam skema ini, jemaah hanya transit di Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi tanpa menginap di Asrama Haji. Skema ini diterapkan untuk mendukung kelancaran arus keberangkatan dan efisiensi layanan.

Setibanya di Jeddah, jemaah Kloter 22 akan melanjutkan perjalanan menuju Mekah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Mereka akan didampingi oleh petugas kloter dan mendapatkan layanan haji Indonesia di Tanah Suci.