Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memutuskan untuk meniadakan lomba tadarus Al-Qur’an tingkat pelajar pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran, yang berimbas pada penataan ulang sejumlah program yang telah direncanakan sebelumnya dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Sebagai gantinya, Disdik Kota Mataram menyiapkan program tadarus internal yang akan dirangkaikan dengan shalat tarawih bersama. Kegiatan alternatif ini akan melibatkan perwakilan dari sekolah-sekolah di Mataram.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, menjelaskan bahwa lomba tadarus yang biasanya menjadi agenda semarak Ramadhan tidak akan digelar tahun ini. “Kami berharap kegiatan lomba tadarus bisa kembali dialokasikan pada tahun 2027,” ujar Yusuf di Mataram, Kamis (26/02/2026).
Menurut Yusuf, penyesuaian agenda ini merupakan konsekuensi dari kebijakan efisiensi anggaran. Meskipun demikian, pihaknya tetap berupaya menjaga semangat syiar Ramadhan di kalangan pelajar.
Konsep tadarus internal akan diselenggarakan di Kantor Dinas Pendidikan setempat. Yusuf menambahkan, “Tadarus kami adakan di kantor, dengan mengundang sekolah-sekolah dan salat tarawih bersama.”
Lomba tadarus pelajar dikenal memiliki antusiasme tinggi dari pelajar dan masyarakat setiap tahunnya. Kegiatan ini juga merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Mataram.
Tujuan utama lomba tadarus adalah sebagai sarana evaluasi kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa, sekaligus memperkuat mental spiritual dan etika generasi muda di Kota Mataram.
Saat ini, kelompok kerja kepala sekolah sedang menyiapkan jadwal kegiatan tadarus internal tersebut. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung selama sepekan sebelum libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Dengan demikian, meskipun formatnya berbeda, semangat Ramadhan diharapkan tetap berlanjut di Kota Mataram.
