Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Achmad Ripin Muar pada Jumat (30/1/2026). Mereka diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sengeti.
Para siswa yang menjadi korban umumnya mengeluhkan lemas, muntah-muntah, dan mencret setelah menyantap menu MBG yang didistribusikan di sekolah mereka. Salah satu sekolah dengan jumlah siswa terdampak terbanyak adalah SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti.
Fitri, salah satu orang tua siswa yang menjadi korban, menceritakan kondisi anaknya. “Sampai di rumah anak saya terlihat kesakitan. Bibirnya pucat dan kemudian muntah-muntah. Setelah ditelusuri, hampir dipastikan gara-gara usai makan paket MBG sejenis soto di sekolahnya. Dan bukan anak saya saja, banyak yang lainnya,” ujarnya.
Pihak kepolisian setempat membenarkan peristiwa dugaan keracunan massal ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Muara Jambi, AKP Hanafi Dita Utama, mengungkapkan bahwa saat pengecekan di RSUD Achmad Ripin, ia mendapati 18 orang siswa sedang ditangani secara medis.
Untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ini, sampel menu MBG yang dikonsumsi para siswa telah diambil. Sampel tersebut akan diteliti oleh pihak yang berkompeten guna memastikan ada tidaknya kontaminasi atau faktor lain yang menyebabkan keracunan.
