Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa. Inisiatif ini bertujuan untuk memudahkan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya melalui sistem pembelajaran yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, memastikan bahwa lokasi pembangunan sekolah tersebut berada di Banawa. “Jadi pemerintah daerah saat ini sedang menyiapkan lahan pembangunan di Banawa,” kata Ansyar saat dihubungi media di Donggala pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Ansyar menjelaskan, program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari prioritas nasional di sektor pendidikan. Konsepnya mengusung sekolah berstandar internasional yang didukung oleh infrastruktur modern, sumber daya manusia berkualitas, dan sistem pembelajaran terkini.
“Tentunya dengan adanya Sekolah Nasional Terintegrasi dapat membuka kawasan pendidikan baru yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Donggala,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk segera melengkapi dokumen dan finalisasi terkait pembangunan sekolah ini. Tim verifikasi dan validasi lapangan Sekolah Nasional Terintegrasi telah meninjau kelayakan lokasi serta sarana pendukung pembangunan.
“Hasil verifikasi sementara bahwa lokasi di Banawa sudah layak untuk pengembangan sekolah nasional terintegrasi,” sebut Ansyar.
Saat ini, Kabupaten Donggala memiliki total 503 sekolah, yang terdiri dari 376 Sekolah Dasar (SD) dan 127 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
