Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang memastikan seluruh personel ‘Pasukan Oranye’ akan tetap bertugas penuh tanpa libur selama periode Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kebersihan lingkungan kota di tengah prediksi peningkatan volume sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menegaskan hal tersebut saat rapat bulanan di lingkungan Pemerintah Kota Padang secara daring pada Senin (16/3). “Iya, ‘Pasukan Oranye’ tidak ada libur selama Lebaran,” ujar Fadelan.

Fadelan merinci, sebanyak 1.176 ‘Pasukan Oranye’ akan disiagakan untuk bertugas sejak awal hingga akhir libur Lebaran. Selain itu, 478 operator Layanan Pengambilan Sampah (LPS) juga akan bekerja tanpa libur.

Namun, terdapat pengecualian untuk operator LPS pada Hari Raya Idulfitri. “Petugas LPS hanya libur mengambil sampah ke rumah-rumah pada saat 1 Syawal, karena pada hari itu, petugas LPS ditugaskan untuk membersihkan area masjid dan lapangan yang digunakan untuk salat Ied,” ungkap Kepala DLH.

Tim kebersihan DLH juga akan tetap melakukan penyapuan jalan pada Hari Raya. Kegiatan penyapuan akan dilakukan pada pagi hari sebelum salat Ied, dan dilanjutkan oleh Tim Sisir setelah salat Ied selesai untuk membersihkan lokasi-lokasi tertentu.

DLH Kota Padang memperkirakan adanya kenaikan jumlah timbulan sampah pada Lebaran kali ini. “Diperkirakan kenaikan jumlah timbulan sampah pada lebaran kali ini mencapai 15 hingga 20 persen,” sebut Fadelan.

Kenaikan volume sampah ini diprediksi akan terjadi di kawasan-kawasan wisata, tempat kuliner, serta area keramaian lainnya. Seluruh sampah yang terkumpul akan diangkut oleh ‘Pasukan Oranye’ untuk kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).