Insiden bus yang membawa rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo pada Selasa (28/4/2026) siang waktu Arab Saudi sempat memicu kekhawatiran mendalam bagi keluarga di Tanah Air. Peristiwa yang terjadi di kawasan Jabal Magnet, wilayah barat laut Kota Madinah, itu beruntung tidak menelan korban jiwa.

Dari total 47 jemaah yang berada di dalam bus, hanya lima orang yang dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka semua telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Misteri ‘Lembah Jin’ yang Melegenda

Jabal Magnet, yang juga dikenal dengan nama asli Manthiqa Baidha atau Perkampungan Putih, memang telah lama menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, termasuk jemaah haji. Sesuai namanya, bukit ini menyimpan kandungan magnetis yang sangat kuat.

Fenomena unik yang kerap terjadi di lokasi ini adalah mobil-mobil dapat bergerak sendiri seolah ditarik menuju pusat bukit, bahkan saat mesin kendaraan dalam kondisi mati. Keunikan inilah yang membuat masyarakat lokal dahulu menjuluki tempat ini sebagai Lembah Jin.

Sejarah mencatat, kawasan ini ditemukan secara tidak sengaja oleh kaum Arab Baduy yang sedang beristirahat. Mereka terkejut saat menyadari kendaraan mereka bergerak tanpa dikemudikan. Karena keanehan tersebut, pada masa itu masyarakat sering mengaitkannya dengan keberadaan makhluk halus.

Penjelasan Ilmiah di Balik Daya Tarik Magnetis

Meskipun diselimuti mitos dan cerita rakyat, para ilmuwan telah memberikan penjelasan logis terkait fenomena Jabal Magnet. Kota Madinah sendiri diketahui berdiri di atas Arabian Shield, sebuah formasi geologi yang diperkirakan telah berusia 700 juta tahun.

Kawasan ini merupakan hamparan endapan lava luas yang membentang hingga 180.000 kilometer persegi. Lava tersebut muncul ke permukaan melalui zona rengkahan sepanjang 60.000 kilometer yang membentuk garis vulkanik Makkah-Madinah-Nufud. Aktivitas geologis inilah yang secara alami menciptakan medan magnet kuat yang kini dikenal sebagai Jabal Magnet.

Fasilitas dan Refleksi di Jabal Magnet

Melihat tingginya antusiasme wisatawan yang ingin membuktikan keajaiban alam ini, Pemerintah Arab Saudi telah membangun jalur khusus. Jalur ini dirancang agar pengunjung dapat merasakan sensasi kendaraan yang bergerak sendiri dengan aman. Bahkan, di sekitar lokasi juga telah disediakan fasilitas tenda bagi pengunjung yang ingin menginap.

Di luar perdebatan antara sains dan misteri, berkunjung ke Jabal Magnet memberikan pelajaran berharga. Fenomena ini menjadi pengingat bagi setiap pengunjung tentang keagungan Sang Pencipta yang memiliki kuasa atas segala hukum alam. Sebuah momentum untuk senantiasa bersyukur atas karunia dan perlindungan-Nya dalam setiap perjalanan.