PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 telah menyiagakan 21 terminal penumpang di wilayah kerjanya untuk menghadapi lonjakan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Persiapan ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan mobilisasi masyarakat yang diprediksi akan meningkat signifikan.

Fokus utama pengawasan tertuju pada terminal-terminal besar yang menjadi urat nadi pelayaran nasional. Beberapa di antaranya adalah Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Tanjung Emas di Semarang, serta pelabuhan-pelabuhan di Kumai, Sampit, dan Batulicin.

Executive Director 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menyatakan seluruh fasilitas pendukung telah masuk tahap pengecekan akhir. Pihaknya menjamin aspek operasional hingga sistem keamanan di pelabuhan akan bekerja ekstra demi kenyamanan pemudik.

“Kami sudah menyiapkan 21 terminal penumpang untuk menyambut gelombang pemudik tahun ini. Seluruh fasilitas, mulai dari ruang tunggu hingga sistem operasional, kami pastikan dalam kondisi prima,” ujar Daru di Surabaya, Selasa (10/3/2026).

Strategi dan Koordinasi Keamanan

Pelindo Regional 3 menerapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi kepadatan. Ini mencakup pengaturan alur kedatangan dan keberangkatan penumpang agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Selain itu, koordinasi lintas instansi juga diperketat.

Perusahaan menggandeng Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KSOP), operator kapal, serta TNI/Polri untuk menjaga stabilitas keamanan selama 24 jam penuh di area pelabuhan. Fasilitas kesehatan dan pusat informasi juga disiagakan guna merespons kebutuhan mendesak para pengguna jasa laut.

Daru optimistis performa layanan tahun ini akan sesukses periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya yang berhasil dilalui tanpa kendala berarti. “Keberhasilan menangani arus Nataru menjadi acuan kami. Memberikan layanan terbaik bagi pemudik adalah keharusan di seluruh terminal cabang Pelindo Regional 3,” pungkasnya.