Tren fesyen muslim di Indonesia menjelang Ramadan 2026 menunjukkan pergeseran signifikan menuju fungsionalitas dan gaya minimalis. Menjawab kebutuhan pasar yang tinggi akan busana serbaguna, jenama lokal Zyta Delia resmi meluncurkan koleksi spesialnya dalam kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale.

Langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan busana yang mudah dipadupadankan (versatile), baik untuk aktivitas ibadah maupun silaturahmi. Pendiri Zyta Delia, Zyta Delia Rahma, menegaskan bahwa Ramadan adalah periode krusial bagi industri kreatif lokal.

“Zyta Delia lahir untuk menghadirkan produk yang modis namun tetap fungsional. Dukungan Shopee membuat kami bergerak lebih lincah dalam menyediakan koleksi yang relevan dengan keinginan pelanggan saat ini,” ujar Zyta Delia Rahma, Rabu (4/2/2026).

Kisah Inspiratif di Balik Sukses Zyta Delia

Perjalanan bisnis Zyta Delia merupakan cerminan ketangguhan UMKM lokal. Bermula dari desakan ekonomi keluarga, Zyta Delia Rahma memulai usahanya dengan modal awal hanya Rp3 juta dan satu mesin jahit rumahan. Ia pernah berjualan makanan saat kuliah hingga menjahit hijab secara mandiri.

Kini, Zyta Delia berhasil memberdayakan ratusan tenaga kerja, mulai dari penjahit lokal di Bandung hingga staf operasional di gudang besar. Ekspansi produknya pun terus berkembang, tidak hanya fokus pada hijab printing, tetapi juga merambah lini aksesori dan tas.

Salah satu inovasi yang menarik minat pasar adalah penyediaan hingga 25 varian warna tas setiap bulan, dirancang untuk memenuhi kebutuhan gaya harian perempuan Indonesia.

Dampak Ekosistem Digital Shopee

Bergabung dengan ekosistem Shopee sejak tahun 2021 membawa dampak instan bagi Zyta Delia. Penjualan jenama ini tercatat melonjak hingga 9 kali lipat pada setiap momen kampanye angka kembar. Bahkan, fitur Shopee Live memberikan kontribusi masif, menyumbang 59% dari total penjualan perusahaan sepanjang tahun 2025.

Prediksi Tren dan Koleksi Unggulan Ramadan 2026

Untuk tren Ramadan 2026, Zyta Delia memprediksi dominasi warna-warna tenang. “Tahun ini, warna lembut seperti Blue Aurora dan White Cloud jadi favorit. Konsumen, terutama Gen Z, lebih menyukai branding minimalis dengan logo emboss dan tas model slouchy yang santai,” tambah Zyta.

Dalam kampanye Shopee 2.2 yang puncaknya berlangsung pada 2 Februari 2026, Zyta Delia menjagokan Jarde Collection. Lini tas berbahan jacquard ini dirancang khusus sebagai pelengkap gaya Lebaran yang elegan.

Tips Gaya Lebaran dari Zyta Delia

Bagi masyarakat yang ingin tampil elegan tanpa kesan berlebihan, Zyta Delia membagikan panduan praktis dalam menjaga keseimbangan antara motif dan warna netral. Kuncinya terletak pada penggunaan busana bermotif yang dipadukan dengan scarf atau tas polos bernuansa kalem agar tampilan tetap terlihat rapi dan tidak terlalu ramai.

Sebaliknya, jika memilih baju polos, berikan sentuhan karakter atau statement melalui aksesori seperti tas jacquard yang memiliki tekstur unik atau hijab bermotif yang kontras namun tetap senada. Transisi dari estetika visual menuju kenyamanan menjadi poin krusial mengingat padatnya agenda silaturahmi.

Zyta menekankan bahwa pemilihan bahan yang tepat akan memastikan penampilan tetap cantik sekaligus nyaman saat dikenakan seharian penuh. Dengan mengombinasikan elemen-elemen tersebut secara cermat, pengguna dapat menciptakan gaya yang fungsional namun tetap memikat untuk berbagai rangkaian acara selama bulan suci.

Masyarakat dapat menikmati promo spesial selama puncak kampanye Shopee 2.2, termasuk pilihan produk serba Rp10.000, diskon Live Video hingga 80%, serta voucher belanja mencapai Rp1.000.000 untuk mendukung persiapan menyambut bulan suci.