Seekor sapi limosin bernama Si Diego, dengan bobot mencapai 1,8 ton, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Iduladha 2026. Sapi istimewa ini berasal dari peternakan milik Yuswardi di Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan.
Yuswardi, sang pemilik, mengaku terkejut dan bangga sapinya terpilih. “Proses seleksinya cukup panjang,” tutur Yuswardi pada Minggu (10/5).
Perjalanan Si Diego Menuju Hewan Kurban Presiden
Proses pemilihan Si Diego dimulai sekitar sebulan sebelum Iduladha. Petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan datang untuk mengusulkan sapi milik Yuswardi. Setelah itu, tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jakarta turut melakukan pemeriksaan mendalam.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi berbagai aspek, mulai dari asal usul, asupan pangan, keseharian, hingga bobot sapi. Tidak hanya itu, sampel darah dan feses Si Diego juga diambil untuk memastikan kesehatan dan kelayakannya sebagai hewan kurban. Setelah semua persyaratan terpenuhi, Si Diego resmi dibeli sebagai sapi kurban Prabowo Subianto.
Harga Fantastis dan Daya Tarik Masyarakat
Ketika ditanya mengenai harga Si Diego, Yuswardi hanya tersenyum dan tertawa kecil. Ia hanya memberikan petunjuk bahwa harganya “Diatas 100 juta,” tanpa merinci angka pastinya.
Kabar terpilihnya Si Diego sebagai sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat. Banyak warga, termasuk anak-anak, sengaja datang ke peternakan di Kuningan untuk melihat langsung sapi berbobot jumbo tersebut. “Katanya ada sapi punya pak Prabowo. jadi main kesini,” ujar Leia, seorang anak yang datang bersama ayahnya, yang bahkan sempat memegang dan mengelus kepala Si Diego.
Rencananya, Si Diego akan diserahkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung, Kabupaten Kuningan, untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha 2026.
