Perubahan bentang alam signifikan terjadi di Pantai Parkit, Kota Padang, pascabanjir bandang yang melanda pada akhir November 2025 lalu. Hamparan pasir yang meluas, bahkan membentuk kawasan menyerupai danau kecil, kini menjadi daya tarik baru di pesisir tersebut.
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung daratan baru ini pada Jumat (6/3/2026). Kunjungannya bertujuan untuk memastikan aspek keamanan dan mengkaji potensi pengembangan kawasan tersebut ke depan.
Daratan Baru Akibat Sedimentasi Banjir
Pantai Parkit, yang berlokasi di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, mengalami penambahan daratan cukup luas akibat sedimentasi material banjir. Endapan pasir dan lumpur membentuk hamparan yang memunculkan pulau-pulau kecil serta cekungan berisi air yang menyerupai danau alami.
“Hari ini kita meninjau Pantai Parkit, yang mengalami penambahan daratan akibat sedimentasi banjir bandang. Kita ingin memastikan, agar kawasan ini betul-betul aman untuk dikunjungi masyarakat,” ujar Mahyeldi pada Jumat (6/3).
Mahyeldi menekankan pentingnya peninjauan ini untuk melihat kondisi terkini di lapangan, termasuk sisa material banjir yang masih tersebar. Ia ingin memastikan bahwa kawasan tersebut aman bagi pengunjung.
“Hari ini kita melihat bagaimana situasi di lapangan dengan bertambahnya daratan di Pantai Parkit ini. Bekas-bekas kayu juga masih banyak terlihat. Kita ingin memastikan apakah kawasan ini aman untuk dikunjungi masyarakat,” katanya.
Potensi Wisata dan Keramaian Pengunjung
Gubernur juga menyoroti pendangkalan yang membentuk kawasan menyerupai danau sebagai potensi yang layak dikaji lebih lanjut. Menurutnya, jika dinilai layak dan aman, kawasan ini berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.
“Ini ada pendangkalan, semacam danau bentukan. Barangkali bisa kita lakukan penguatan di sekelilingnya, sehingga ini menjadi potensi kawasan yang luar biasa, baik untuk pariwisata maupun kegiatan lainnya. Nanti kita lihat, kita diskusikan, dan kita bahas bersama,” tambah Mahyeldi.
Seiring dengan perubahan ini, Pantai Parkit kini semakin ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hari. Banyak masyarakat datang untuk ngabuburit, berfoto, bermain bola, hingga sekadar menikmati pemandangan matahari terbenam.
Lokasinya yang strategis dan tidak jauh dari Universitas Negeri Padang (UNP) membuat kawasan ini mudah diakses. Seorang warga setempat mengungkapkan perubahan signifikan dalam jumlah pengunjung.
“Sebelumnya tidak banyak pengunjung yang datang kesini, semenjak terjadinya penambahan daratan, pengunjungnya kian ramai,” tandas warga tersebut.
Perhatian Terhadap Lingkungan
Meskipun demikian, Mahyeldi tidak menampik bahwa kondisi lingkungan sekitar masih memerlukan perhatian serius. Di beberapa titik, masih ditemukan tumpukan kayu berukuran besar dan sampah sisa banjir yang belum sepenuhnya dibersihkan.
Sumber Gambar: https://kilatnews.co/nusantara/pascabanjir-bandang-november-2025-daratan-baru-muncul-di-pantai-parkit/ 