Angin puting beliung menerjang kawasan pesisir Jawa Barat, tepatnya di Dusun Rawasari, Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, pada Jumat (20/2). Sedikitnya 23 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras tersebut.
Peristiwa yang terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) ini menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada bagian atap bangunan. Material seperti genteng dan asbes dilaporkan beterbangan hingga belasan meter dari lokasi semula, meninggalkan puing-puing yang berserakan di sekitar pemukiman warga.
Kesaksian Warga dan Dampak Kerusakan
Kejadian berlangsung sangat cepat, memicu kepanikan di kalangan warga sekitar. Mustopa, salah seorang warga yang genteng rumahnya rusak berat, menceritakan detik-detik kejadian. “Angin puting beliung datang secara tiba-tiba saat hujan deras disertai petir mengguyur wilayah tersebut. Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Mustopa pada Jumat (20/2).
Beruntung, meskipun kerusakan material cukup masif, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Warga terdampak kini hanya bisa pasrah sembari tetap waspada terhadap kemungkinan puting beliung susulan.
Intensitas cuaca ekstrem di wilayah pesisir utara Subang memang masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir, menambah kekhawatiran warga.
Upaya Swadaya dan Harapan Bantuan
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya. Mereka menaruh harapan besar pada pemerintah daerah setempat untuk segera menyalurkan bantuan guna meringankan beban perbaikan rumah yang rusak akibat bencana alam ini.
