Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir dan pohon tumbang. Data terbaru per Rabu (25/2), banjir merendam 10 desa di dua kecamatan, yakni Sungai Tabuk dan Cintapuri Darusalam, dengan total 1.577 keluarga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dan luapan sungai menjadi pemicu utama bencana ini. “Tingginya curah hujan dan luapan sungai menyebabkan sebagian wilayah kembali terendam,” ungkap Wasis dalam laporan kebencanaannya pada Rabu (25/2).

Ribuan Warga Terdampak dan Lahan Pertanian Terendam

Banjir yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir ini telah merendam 1.196 rumah yang dihuni oleh 1.577 keluarga atau sekitar 4.284 jiwa. Selain itu, 1.295 hektare areal pertanian warga juga ikut terendam, menimbulkan kerugian signifikan bagi sektor pertanian.

Secara rinci, desa-desa yang terdampak banjir meliputi:

  • Kecamatan Sungai Tabuk: Desa Lok Buntar.
  • Kecamatan Cintapuri Darusalam: Desa Benua Anyar, Garis Hanyar, Cintapuri, Alalak Padang, Makmur Karya, Sumber Sari, Simpang Lima, Karya Makmur, dan Sindang Jaya.

Desa Lok Buntar di Kecamatan Sungai Tabuk, yang merupakan dataran rendah di tepi sungai, diketahui menjadi salah satu daerah terparah saat banjir besar awal Januari 2026 lalu. Sementara itu, banjir di sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darusalam tidak hanya disebabkan oleh luapan sungai, tetapi juga ditengarai adanya pembuangan air dari perusahaan perkebunan yang sempat menuai protes warga.

Status Siaga Sungai dan Prakiraan Cuaca BMKG

Kondisi cuaca buruk juga terpantau di Banjarmasin dan sekitarnya, dengan hujan turun sepanjang hari meskipun intensitasnya ringan hingga sedang. Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan mencatat bahwa Sungai Martapura dan Sungai Riam Kanan kini berstatus Siaga, sementara Bendung Karang Intan berstatus Waspada.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, menyampaikan prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026. Secara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 60–99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut pada siang hingga malam hari, serta dari arah Utara hingga Timur pada dini hingga pagi hari, dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam.