Bali United resmi melepas penyerang sayap senior Muhammad Rahmat setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama. Keputusan ini menandai berakhirnya enam tahun kebersamaan Rahmat dengan skuad Serdadu Tridatu di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi sang pemain. “Terima kasih untuk perjuangan dan prestasi yang terukir bersama kami,” ujar Yabes di Gianyar pada Jumat (29/5/2026).

Pemain berusia 38 tahun ini bergabung dengan Bali United pada musim kompetisi 2020. Saat itu, tim bersiap menghadapi dua ajang resmi, yakni Liga 1 dan Liga Champions Asia. Namun, perjalanan kompetisi domestik terhenti setelah tiga pekan berjalan, diikuti oleh penghentian kompetisi Asia akibat situasi pandemi COVID-19.

Selama sekitar enam tahun membela tim yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rahmat mencatatkan 27 gol dan 10 umpan gol. Penyerang dengan tinggi 173 sentimeter ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Bali United, termasuk melewati masa-masa ketidakpastian di awal kedatangannya.

Kepergian Muhammad Rahmat menjadi bagian dari evaluasi tim setelah selesainya musim kompetisi 2025/2026.