Selebgram Clara Shinta mengaku terkejut setelah menerima surat somasi dari Tri Indah R, wanita yang diduga terlibat skandal video asusila dengan suaminya. Clara merasa janggal lantaran pihak Indah justru menuntut ganti rugi materiil di tengah kemelut rumah tangganya yang sedang terguncang.
Dalam dokumen somasi tersebut, terselip tuntutan uang damai dengan nominal fantastis yang dikabarkan mencapai angka miliaran rupiah. Langkah hukum dari pihak lawan ini dinilai sangat tidak wajar, mengingat posisi Clara saat ini sebenarnya merupakan pihak yang paling dirugikan.
Kuasa hukum Clara Shinta, Sunan Kalijaga, tidak habis pikir melihat kliennya yang berstatus korban malah ditekan dengan tuntutan finansial. “Mbak Clara kaget, bingung, dan merasa sebagai orang awam, ‘saya korban kenapa saya disomasi’,” ujar Sunan saat ditemui di kawasan Menteng, Senin (4/5/2026).
Sunan menilai permintaan uang tersebut sebagai tindakan yang tidak logis, mengingat hancurnya keharmonisan keluarga kliennya akibat perbuatan tersebut. “Dalam kacamata Mbak Clara, ‘kenapa saya dimintain duit sampai miliaran rupiah? Saya sudah menjadi korban, kenapa saya disomasi secara hukum’,” lanjut sang pengacara.
Merasa mendapatkan ketidakadilan yang nyata, Clara akhirnya memutuskan untuk mengadukan permasalahan ini ke Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). Keputusan ini diambil sebagai bentuk perlindungan diri terhadap tekanan yang dianggap sebagai upaya pemerasan terselubung.
Pihak Clara sebenarnya berniat menyelesaikan masalah dengan tenang tanpa harus menyeret Indah ke jalur hukum pidana maupun perdata. Namun, niat baik tersebut justru dibalas dengan ancaman hukum balik yang dilayangkan oleh pihak lawan secara tiba-tiba.
Sunan Kalijaga menekankan bahwa laporan ke Komnas Perempuan dilakukan karena adanya ketidakadilan yang dirasakan oleh sesama kaum perempuan. “Sudah bagus Mbak Clara enggak menuntut ganti rugi perdata maupun pidana. Kenapa di saat klien kami ingin menenangkan diri dan fokus dengan anak-anak, malah Clara yang disomasi,” tegasnya.
Clara menangkap kesan kuat bahwa tawaran perdamaian yang diajukan pihak Indah hanya bisa tercapai melalui jalur transaksi uang. “Respon dari mereka tetap kirim somasi ya, dengan permintaan sejumlah uang… jalurnya tuh jalur uang dulu nih,” tutur ibu satu anak tersebut.
Terkait strategi untuk menghadapi serangan hukum tersebut, Clara memilih untuk menyerahkan segala keputusan kepada tim kuasa hukumnya. Sunan Kalijaga kini tengah mendalami isi dokumen tersebut guna menentukan langkah pembelaan yang paling efektif.
Tak menutup kemungkinan, pihak Clara Shinta akan segera melayangkan laporan balik ke kepolisian guna merespons tindakan pihak Indah di masa depan. “Selanjutnya kalau dari mata hukumnya, ya Mas Sunan sendiri yang bisa menafsirkan isi somasi tersebut,” pungkas Clara memberikan isyarat.
