Chelsea harus menelan pil pahit di kandang sendiri setelah takluk 0-1 dari Newcastle United dalam laga Liga Inggris yang berlangsung sengit pada Sabtu, 15 Maret 2026. Gol tunggal Anthony Gordon di babak pertama menjadi penentu kemenangan The Magpies, sekaligus membuat The Blues merana di hadapan pendukungnya.
Sengatan Cepat Anthony Gordon Bawa Newcastle Memimpin
Petaka bagi Chelsea bermula pada menit ke-18. Melalui skema serangan cepat, Joe Willock berhasil mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Anthony Gordon. Sepakan Gordon sukses merobek jala gawang Chelsea, membawa Newcastle unggul 1-0.
Tertinggal di awal laga memicu frustrasi di kubu tuan rumah. Wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning beruntun untuk bek Wesley Fofana pada menit ke-23 dan gelandang Moises Caicedo pada menit ke-25 akibat pelanggaran menjegal lawan. Keunggulan 1-0 Newcastle bertahan hingga turun minum.
Chelsea Buntu, Newcastle Amankan Kemenangan dengan Taktik Ulur Waktu
Memasuki babak kedua, Chelsea yang terus menggempur pertahanan lawan melakukan sejumlah pergantian pemain. Liam Delap masuk menggantikan Malo Gusto di menit ke-46, disusul Romeo Lavia yang menggantikan Moises Caicedo pada menit ke-61, serta Jorrel Hato yang masuk menggantikan Wesley Fofana di menit ke-82.
Di sisi lain, Newcastle merespons dengan rotasi untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan. Nick Woltemade masuk menggantikan Joelinton pada menit ke-67. Pencetak assist, Joe Willock, terpaksa ditarik keluar karena cedera di menit ke-77 dan posisinya digantikan Dan Burn. Tak lama berselang, Jacob Murphy juga masuk menggantikan Anthony Elanga pada menit ke-78.
Menjelang akhir pertandingan, Newcastle tampak sengaja menurunkan tempo untuk mengamankan kemenangan. Taktik mengulur waktu ini membuat wasit menghadiahi kartu kuning kepada penjaga gawang Aaron Ramsdale pada menit ke-84 dan Lewis Hall pada menit ke-89.
Dominasi Tanpa Hasil, Statistik Ungkap Efektivitas Newcastle
Berdasarkan catatan statistik, kekalahan ini sangat menyesakkan bagi Chelsea. Tuan rumah tampil begitu menguasai bola dengan ball possession mencapai 67 persen dan melepaskan 22 total tembakan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat dominasi tersebut tidak berbuah gol.
Sebaliknya, Newcastle yang hanya memegang bola 33 persen dan melepas 7 tembakan, justru mencatatkan angka harapan gol (Expected Goals atau xG) yang persis sama dengan Chelsea, yakni 1.42. Angka ini membuktikan betapa efektifnya serangan balik tim tamu dibandingkan penguasaan bola Chelsea yang mandul.
