Yansen Indiani, yang dikenal sebagai Cesen eks JKT48, baru-baru ini membagikan kabar mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya. Istri dari komika Marshel Widianto ini telah menjalani operasi besar selama lima jam akibat cedera serius pada tulang ekornya.
Cedera Lama yang Terabaikan
Cesen menjelaskan bahwa masalah kesehatan ini berawal dari insiden jatuh yang dialaminya bertahun-tahun lalu, saat ia masih aktif sebagai anggota JKT48. Sayangnya, cedera lama tersebut sempat terabaikan hingga kondisinya memburuk secara drastis.
Hasil pemeriksaan MRI terbaru menunjukkan bahwa tulang ekor Cesen telah patah dan mengalami pergeseran posisi yang signifikan. “Patah, tulang ekor aku patah. Hasil MRI kemarin menunjukkan tulang ekor aku patah sekarang. Dan udah bergeser, bentuknya udah bedalah,” ungkap Cesen.
Dukungan Penuh Marshel Widianto
Meski awalnya Cesen sempat ragu dan menganggap rasa sakitnya hanya kram biasa, dorongan kuat dari sang suami, Marshel Widianto, akhirnya membuatnya luluh. Marshel bersikeras agar istrinya menjalani tindakan medis serius demi pemulihan total di masa depan.
Keseriusan Marshel terlihat dari keputusannya membatalkan sejumlah pekerjaan demi mendampingi Cesen selama proses operasi yang memakan waktu lima jam. “Jadi sebenarnya aku udah yang kayak udahlah cuek aja tapi Marshel bilang enggak boleh, kamu harus benar-benar dari awal lagi, kamu harus sembuh,” jelas Cesen.
Temuan Masalah Kesehatan Lain
Upaya “reset kesehatan” menjelang tahun 2026 ini mengharuskan Cesen menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama 14 hari. Selama masa rawat inap tersebut, tim medis justru menemukan adanya masalah kesehatan lain yang selama ini tersembunyi.
Dokter mendeteksi adanya gangguan pada organ dalam, tepatnya pada bagian usus dan lambung ibu dua anak tersebut. Cesen mengaku baru mengetahui kondisi tersebut saat menjalani rangkaian pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit.
Masa Pemulihan dan Optimisme
Saat ini, Cesen masih menjalani masa pemulihan melalui rawat jalan dengan mengonsumsi tujuh jenis obat berbeda setiap harinya. Fokus pengobatan untuk masalah usus dan lambungnya dijadwalkan akan dilanjutkan kembali setelah momen Lebaran mendatang.
Pasca operasi, dokter melarang Cesen melakukan aktivitas berat, termasuk pantangan untuk menggendong anak dalam waktu dekat. Sebagai gantinya, ia diwajibkan melakukan olahraga penguatan otot core seperti sit up dan plank untuk menjaga stabilitas tulangnya.
Walaupun masih merasakan nyeri dan sulit tidur tengkurap, Cesen mengaku tetap optimis dan tidak merasa trauma dengan kondisi tubuhnya. Ia pun menutup ceritanya dengan rasa syukur atas kesetiaan Marshel yang selalu mendampinginya melewati masa-masa sulit tersebut.
