Penyanyi Yura Yunita membagikan kisah haru perjuangannya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya, Vidi Aldiano. Perjalanan spiritualnya di Madinah seketika berubah menjadi misi kepulangan darurat menuju Jakarta, berpacu dengan waktu demi sang musisi.
Kabar duka meninggalnya Vidi Aldiano menghampiri Yura tepat saat ia menunaikan ibadah subuh di Tanah Suci. Tanpa pikir panjang, pelantun lagu “Tutur Batin” ini langsung bergegas menuju bandara dengan perasaan campur aduk dan penuh kecemasan.
Selama penerbangan menuju Tanah Air, Yura mengaku diliputi rasa gelisah. Ia khawatir tidak bisa melihat wajah Vidi untuk terakhir kalinya. Beruntung, ia mendarat di Jakarta tepat pada Minggu pagi pukul 06.30 WIB dan bisa langsung menuju rumah duka.
Yura Yunita: “Keburu Enggak Ya, Masih Bisa Ketemu Enggak Ya”
“Terus langsung bergegas ke bandara dan sempat deg-degan juga, keburu enggak ya, masih bisa ketemu enggak ya,” ungkap Yura Yunita saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/3/2026).
Ketulusan Yura berbuah manis. Ia masih sempat menyalatkan hingga mengantar jenazah Vidi ke liang lahat. Yura menggambarkan suasana di lokasi pemakaman terasa sangat berbeda dan penuh kedamaian yang luar biasa.
Baginya, keindahan prosesi pemakaman tersebut adalah cerminan nyata dari ketulusan hati Vidi selama menjalani hidup di dunia. “Aku baru kali ini merasakan proses pemakaman yang begitu indah, damai, karena kita sangat percaya bahwa Vidi adalah orang yang sangat baik,” tuturnya haru.
Yura meyakini, timbunan kebaikan Vidi kepada para sahabat telah memudahkan jalan pulangnya ke sisi Tuhan. Meski tengah berjuang keras melawan kanker, mendiang Vidi dikenal sebagai sosok yang justru paling peduli terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya.
Ia sering kali mengabaikan rasa sakitnya sendiri demi memastikan teman-temannya dalam keadaan yang baik. “Vidi itu tipe orang yang sangat peduli sama orang lain, malah justru dia lebih peduli sama orang lain daripada dirinya sendiri,” kenang Yura.
Komunikasi intens melalui pesan singkat hingga panggilan video selalu Vidi lakukan untuk menjaga semangat para sahabatnya. Yura juga bersaksi bahwa wajah almarhum terlihat sangat tenang, damai, dan tampan di saat-saat terakhirnya. Senyuman khas yang selalu terpancar dari bibir Vidi seolah menjadi hadiah perpisahan terindah dari Tuhan bagi keluarga dan sahabat.
Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan penyakit kanker selama beberapa tahun terakhir. Kini, sang musisi telah beristirahat dengan tenang di TPU Tanah Kusir, diiringi tangis dan doa dari orang-orang tercinta.
