Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang untuk aktif mengedukasi generasi muda terkait ancaman degradasi moral. Hal ini disampaikan Ratu Zakiyah, sapaan akrabnya, sebagai respons terhadap dampak negatif media sosial yang kian masif.

Ratu Zakiyah menekankan pentingnya pendampingan kepada para orang tua, terutama melalui majelis-majelis taklim, sebagai salah satu upaya menangkal dampak buruk tersebut. Pernyataan ini disampaikannya usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI tingkat Kabupaten Serang Tahun 2026.

Sinergi Ulama dan Umara

Rakerda MUI Kabupaten Serang yang bertemakan “Sinergi ulama dan umara mewujudkan masyarakat Kabupaten Serang bahagia yang religius dan harmonis” tersebut berlangsung di Aula Tb Suwandi pada Senin, 16 Maret 2026. “Hari ini saya membuka Rapat kerja daerah MUI Kabupaten Serang tahun 2026,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Serang, KH. Muhit; Ketua MUI Banten, KH. A. Byazari Syam; Wakil Ketua DPRD III Abdul Gofur; dan Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Serang Uesul Qurni.

Dalam kesempatan itu, Ratu Zakiyah menyoroti beberapa masalah yang menjadi perhatian bersama, khususnya degradasi moral di kalangan remaja. “Hal ini akibat yang seperti diketahui imbas negatif dari media sosial itu begitu nyata, maka perlu adanya kebersamaan untuk menangani hal itu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang tidak dapat bekerja sendiri dalam mengatasi persoalan ini. Oleh karena itu, sosialisasi kepada kalangan remaja atau melalui majelis-majelis taklim yang jamaahnya didominasi ibu-ibu dianggap efektif. “Jadi kemungkinan mulai dari ibu-ibu, MUI bisa memberikan edukasi bagaimana memberikan pendampingan kepada generasi muda, karena biasanya kalau orangtua atau ibu mereka yang menyampaikan itu biasanya lebih di dengar,” jelas Ratu Zakiyah.

Bupati Serang optimistis bahwa kolaborasi dengan MUI akan membuahkan hasil. “Oleh karena itu, tentu ini adalah masalah kita bersama, tapi saya meyakini dengan adanya MUI dengan kita bersama-sama saya yakin kita bisa menangani persoalan yang ada di Kabupaten Serang,” sambungnya.

Tangkis Hoaks dan Program Konkret

Selain degradasi moral, Ratu Zakiyah juga menyoroti pentingnya menangkal isu hoaks atau berita tidak benar yang memerlukan penanganan bersama. Secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah, ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya-upaya MUI.

“Apalagi nanti saya juga memohon kepada MUI pada rapat kerja daerah ini, untuk membahas atau merumuskan program-program yang sangat baik. Tentu, akhirnya program itu konkrit, solutif dan adaptif yang bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Serang,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Kabupaten Serang KH. Muhit memastikan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Zakiyah. “Saya siap nanti menggerakkan Ketua MUI kecamatan lewat pengajian-pengajian, terutama kita sarankan untuk anak-anak kita itu supaya soleh dan soleha,” ujarnya.