Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, memastikan 34 ribu pekerja rentan di wilayahnya kini telah terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) melalui BPJS Ketenagakerjaan. Komitmen ini ditegaskan Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial.
Perlindungan Pekerja Rentan dan Manfaat Jamsostek
Delis J Hehi menjelaskan, pekerja rentan yang mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan meliputi masyarakat dengan risiko kerja tinggi namun minim jaminan sosial. Kategori ini mencakup petani, nelayan, buruh harian, dan berbagai pekerja informal lainnya.
“Perlindungan pekerja bentuk kehadiran negara dan kami konsisten terhadap program itu,” ujar Bupati Delis J Hehi dalam keterangan tertulis yang diterima di Palu pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurut Delis, langkah ini bukan sekadar memberikan perlindungan saat pekerja mengalami kondisi membahayakan keselamatan jiwa atau kecelakaan kerja. Lebih dari itu, program ini berfungsi sebagai bantalan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja, mendorong pemerintah setempat untuk terus memperkuat program demi kemandirian masyarakat.
“Tentu manfaat Jamsostek dapat diklaim bila terjadi insiden kecelakaan kerja, pekerjaan yang telah terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu khawatir terkait biaya pengobatan, maupun perawatan. Bila terjadi cacat permanen, mereka mendapat santunan dari klaim Jamsostek,” paparnya.
Komitmen Pemerintah Daerah dan Apresiasi Nasional
Delis mengemukakan, kehadiran program Jamsostek merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat kecil, khususnya bagi keluarga pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.
“Ketika terjadi musibah kecelakaan kerja ataupun meninggal dunia, pemerintah memberikan perlindungan. Inilah makna penting BPJS Ketenagakerjaan bagi rakyat kecil,” tegas Delis.
Program perlindungan tenaga kerja ini tidak hanya mencakup pekerja rentan, tetapi juga telah diperluas untuk para tokoh agama dan aparat pemerintah desa yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Konsistensi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam memberikan perlindungan sosial ini bahkan telah mendapatkan penghargaan nasional dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Kami berharap melalui kepesertaan Jamsostek masyarakat lebih giat bekerja tanpa harus memikirkan beban risiko kerja. Khusus pekerja rentan, iuran kepesertaan mereka menjadi tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah,” pungkasnya.
