Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Lalu Pathul Bahri, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap program pembangunan berdampak langsung terhadap masyarakat. Penegasan ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Minggu.

Pathul Bahri menyatakan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memastikan efektivitas program pemerintah. “Melalui kegiatan safari ini kami ingin memastikan berbagai program pemerintah berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Pathul Bahri.

Fokus Peningkatan Keamanan dan Pelayanan Publik

Ia berharap masyarakat tidak hanya merasakan kebersamaan di bulan suci, tetapi juga memahami dan merasakan manfaat nyata dari program pembangunan. Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. “Mari tingkatkan keamanan dan kenyamanan untuk kemajuan Lombok Tengah,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut Pathul Bahri, berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat dan tepat bagi masyarakat, serta memastikan setiap program berjalan sesuai kebutuhan warga. Hal ini menjadi prioritas untuk mewujudkan kesejahteraan di Lombok Tengah.

Program Strategis Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah program strategis yang diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya adalah pembangunan Batalyon pada tahun ini dan rencana pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) pada tahun 2028.

“Pembangunan Batalyon tahun ini serta rencana pembangunan Kodam pada 2028 diyakini akan mendorong pergerakan ekonomi dan pembangunan daerah,” jelasnya.

Di sektor pertanian, Lombok Tengah disebut sebagai kabupaten penyangga pangan nasional dengan status daerah surplus pangan. Dengan luas lahan basah sekitar 50 ribu hektare yang ditetapkan sebagai lahan dilindungi, pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi.

“Pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi,” tegas Pathul Bahri.

Tantangan Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Desa

Meskipun demikian, pembangunan Sekolah Rakyat di Lombok Tengah masih dalam proses penyesuaian. Hal ini disebabkan lahan seluas 10 hektare yang direncanakan untuk pembangunan tersebut masuk kategori lahan dilindungi, sehingga memerlukan kajian lebih lanjut.

Penguatan ekonomi desa juga menjadi perhatian utama melalui program Koperasi Merah Putih. Pemerintah berencana mendistribusikan kendaraan pikap dan kebutuhan operasional untuk koperasi tersebut. Bupati Pathul Bahri menekankan aturan ketat bagi koperasi ini.

“Koperasi Merah Putih tidak boleh mengambil keuntungan di luar ketentuan pemerintah. Uang harus tetap berputar di desa untuk menjamin kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa koperasi tidak boleh membeli gabah petani di bawah harga netto yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Sementara itu, Pelaksana Harian Camat Praya Timur, Junaidi, menyambut baik kegiatan Safari Ramadhan ini. Ia berharap momentum ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah kabupaten dan kecamatan.

“Harapan kami, melalui safari ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di Praya Timur dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan,” kata Junaidi.