Lombok Tengah, NTB – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan bahwa arah pembangunan di wilayahnya saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan publik. Pernyataan ini disampaikan Lalu Pathul Bahri saat menghadiri Safari Ramadhan di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, pada Selasa.

“Pembangunan di Lombok Tengah saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi rakyat,” ujar Lalu Pathul Bahri, menggarisbawahi prioritas pemerintah daerah.

Penguatan Ekonomi Melalui Koperasi dan Dukungan Operasional

Salah satu langkah konkret dalam penguatan ekonomi masyarakat adalah pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini akan diperkuat dengan dukungan armada operasional, yang meliputi dump truck, kendaraan roda tiga, dan pick up.

Lalu Pathul Bahri menjelaskan, “Pemberian fasilitas pendukung Koperasi Merah Putih tersebut agar koperasi dapat langsung bergerak mendukung aktivitas ekonomi desa.” Harapannya, dukungan ini akan mendorong aktivitas ekonomi di tingkat desa secara langsung.

Akses Pendidikan dan Kesehatan yang Lebih Luas

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Beber, Kecamatan Batukliang. Proyek ini saat ini telah memasuki tahap akhir koordinasi administrasi.

“Program ini diharapkan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Bupati, menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan.

Sementara itu, di bidang pembangunan wilayah dan pelayanan publik, telah tuntas pembangunan Kampung Nelayan di Desa Awang. Selain itu, terdapat rencana pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Kejaksaan yang akan berlokasi di sebelah timur Kantor Bupati Lombok Tengah. Pembangunan rumah sakit ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan publik di Lombok Tengah,” tambah Lalu Pathul Bahri.

Pendekatan Langsung untuk Memastikan Program Tepat Sasaran

Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berhenti pada perencanaan, melainkan mewujudkannya melalui langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh warga. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengadopsi pola “turun langsung ke kecamatan” untuk memastikan efektivitas program.

“Melalui pola turun langsung ke kecamatan, Pemkab Lombok Tengah memastikan program sosial, ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Raden Nune Umas Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial. Acara tersebut mencakup pemberian santunan kepada anak yatim dan lansia, bantuan kursi roda, hingga perlindungan jaminan sosial dengan total nilai Rp126 juta. Selain itu, diserahkan pula bantuan semen kepada pengurus masjid setempat.