Pemerintah Kabupaten Jember akan memberlakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus selama bulan Ramadan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi pada sore hari, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rencana tersebut saat memantau pos pengamanan di depan Pendopo Wahyawibagraha pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Menurutnya, SSA merupakan salah satu upaya efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area perkotaan.

“Besok kita akan umumkan pemberlakuan SSA di area kampus untuk mengurai kepadatan di sore hari,” tegas Fawait.

Uji coba sistem satu arah ini akan difokuskan di area kampus yang meliputi Universitas Jember, Universitas PGRI Argopuro (UNPAR) Jember, dan Politeknik Negeri Jember. Tujuannya adalah memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi pengguna jalan, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas dan menjalankan ibadah di bulan suci.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan yang akan diberlakukan sistem satu arah mencakup Jalan Jawa, Jalan Kalimantan, Jalan Mastrip, dan Jalan Riau. Rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga 18.00 WIB.

Uji coba SSA dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, yakni dari tanggal 13 hingga 19 Maret 2026. Selama periode pelaksanaan, petugas akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran rekayasa lalu lintas ini.