Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, memastikan ketersediaan 14 komoditas pangan utama dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Ramadhan 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni.
Vera Elena Laruni menjelaskan bahwa seluruh komoditas pangan esensial, termasuk beras, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya, diperkirakan akan mencukupi hingga perayaan Idul Fitri mendatang. “Berdasarkan laporan Dinas Ketahanan Pangan untuk stok pangan di Donggala aman dan cukup hingga beberapa bulan ke depan,” ujar Vera saat dihubungi di Banawa, Rabu, 11 Februari 2026.
Pemerintah daerah, lanjut Vera, telah melakukan pemantauan intensif di sejumlah pasar yang tersebar di Kabupaten Donggala. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. “Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok, kami juga tetap menyelenggarakan gerakan pangan murah dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadhan,” tegasnya.
Secara spesifik, Vera menuturkan bahwa stok beras di Kabupaten Donggala untuk periode Februari hingga Maret 2026 mencapai 5.877 ton. Angka ini jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat yang tercatat sebesar 3.225 ton. “Stok beras melimpah dan cukup bahkan melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat sebesar 3.225 ton,” tambahnya.
Meski demikian, Vera mengakui bahwa produksi beberapa komoditas di Donggala masih terbatas dan pasokannya banyak bergantung dari luar daerah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga komoditas seperti bawang goreng, cabai, dan produk hortikultura lainnya di Kabupaten Donggala.
