Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati H. Irfan Zubaidy memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk merefleksikan satu tahun pengabdian mereka memimpin daerah. Refleksi tersebut diwujudkan dalam acara doa syukuran dan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Bima pada Senin lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menyampaikan bahwa genap satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Irfan Zubaidy menjadi momen penting untuk evaluasi sekaligus penguatan komitmen dalam melanjutkan agenda pembangunan. Ia menekankan nilai-nilai spiritual Ramadhan sebagai landasan kepemimpinan.

“Ramadhan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kesabaran, dan pengabdian. Nilai-nilai itu pula yang kami jadikan landasan dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Bima,” ujar Ady Mahyudi di hadapan para hadirin.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi dan kebersamaan dalam membangun daerah.

Ady Mahyudi mengingatkan kembali bahwa tepat pada 20 Februari 2025, dirinya bersama Wakil Bupati menerima mandat dari Presiden Republik Indonesia serta kepercayaan penuh dari masyarakat Kabupaten Bima. Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan perubahan nyata bagi Tanah Dana Mbojo.

“Satu tahun mungkin singkat dalam perjalanan sejarah, tetapi cukup untuk menunjukkan arah kebijakan, kesungguhan kerja, dan fondasi perubahan yang sedang kita bangun,” katanya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Selain itu, pemerintah juga memastikan program prioritas menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.

Wakil Bupati H. Irfan Zubaidy menambahkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan Forkopimda, OPD, serta partisipasi aktif masyarakat adalah energi utama dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Bima,” ujarnya.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori internasional Syamsuri Firdaus, tausiah yang disampaikan oleh Islamuddin, serta doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, Mujiburrahman.

sumber gambar: gesit.id