MATARAM – Perayaan Idul Fitri di Nusa Tenggara Barat (NTB) setiap tahunnya selalu menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar tradisi. Momen Lebaran ini menjadi cerminan otentik tentang identitas masyarakat NTB saat ini serta arah gerak pembangunan yang sedang dijalankan.
Dari hamparan sajadah yang menyatukan umat dalam salat Id, hingga realitas tantangan ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih membayangi, Idul Fitri di NTB mengajarkan sebuah esensi fundamental. Pesan utamanya adalah bahwa semangat kebersamaan harus terus dihidupkan, tidak hanya dalam ritual dan tradisi yang diwariskan turun-temurun, tetapi juga harus terimplementasi secara konkret dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.
Lebaran menjadi pengingat bahwa fitrah manusia untuk saling berbagi dan berempati harus menjadi landasan dalam merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan NTB yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
