PERUM Bulog Cabang Malang telah memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret 2026. Program ini menjangkau 623.725 penerima di wilayah kerja Bulog Malang dengan total 12,47 juta kilogram beras dan 2,49 juta liter minyak goreng, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Lebaran.

Peluncuran penyaluran bantuan pangan ini dilakukan di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, pada Selasa (17/3). Pemimpin Cabang Bulog Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, menegaskan pentingnya program ini.

“Program bantuan pangan ini merupakan upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban kebutuhan pokok,” ujar Nurjuliansyah.

Ia mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan pangan pada alokasi Februari-Maret 2026 dibandingkan periode sebelumnya. Untuk wilayah kerja Bulog Malang, pagu penerima bantuan pangan (PBP) melonjak dari 332.665 PBP pada tahun 2025 menjadi 623.725 PBP di tahun 2026, atau naik sekitar 87,27 persen.

Peningkatan jumlah penerima juga terjadi di seluruh daerah dalam wilayah kerja Bulog Malang. Khusus di Kota Malang, jumlah penerima meningkat drastis dari 23.381 PBP menjadi 57.715 PBP, mencatatkan kenaikan sekitar 146,42 persen.

Nurjuliansyah merinci, 57.715 PBP di Kota Malang tersebar di lima kecamatan. Rinciannya adalah Kecamatan Sukun dengan 15.150 PBP, Kedungkandang 14.313 PBP, Blimbing 12.225 PBP, Lowokwaru 9.466 PBP, dan Klojen 6.561 PBP.

“Untuk Kota Malang total penerima bantuan pangan sebanyak 57.715 PBP yang tersebar di lima kecamatan,” tegasnya.

Dalam penyaluran di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, sebanyak 494 PBP menerima bantuan. Bantuan tersebut mencakup 9.880 kilogram beras dan 1.976 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026.

Secara keseluruhan, Nurjuliansyah menjelaskan, “Secara keseluruhan untuk wilayah kerja Bulog Malang pada alokasi Februari-Maret 2026 jumlah penerima mencapai 623.725 PBP. Pagu bantuan yang disalurkan mencapai 12.474.500 kilogram beras dan 2.494.900 liter minyak goreng.”

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi penyaluran bantuan pangan ini. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli dan memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” tutur Wahyu.

Wahyu menambahkan, Pemerintah Kota Malang mendukung penuh program bantuan pangan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Bulog. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan ketat agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran, dengan berkoordinasi bersama kelurahan dan kecamatan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.