Badan Pengusahaan (BP) Batam secara aktif melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta berbagai komunitas masyarakat dalam upaya mempromosikan Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya. Keterlibatan ini diwujudkan melalui kegiatan komunitas yang digelar di Nagoya Citiwalk, Batam, pada Minggu (1/3/2026).

Acara bertajuk “Komunitas Gathering” tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Turut hadir Owner Nagoya Citiwalk Suhendro Gautama, para pelaku UMKM, serta lebih dari 30 komunitas lari dan pesepeda di Batam. Kegiatan ini diisi dengan Fun Walk sejauh 3 kilometer dan Gowes Santai 7 kilometer, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam rangka bulan Ramadan.

New Nagoya sebagai Motor Penggerak Ekonomi Batam

BP Batam menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi pengembangan kawasan New Nagoya. Kawasan ini diproyeksikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan aktivitas perkotaan di Batam. Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, penataan kawasan New Nagoya menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi dan destinasi regional.

“Melalui WPP New Nagoya, kami menegaskan komitmen untuk menjadikan kawasan ini sebagai motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi Batam. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, WPP New Nagoya diharapkan tumbuh sebagai kawasan yang tertata, modern, dan berdaya saing, sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman dan produktif bagi masyarakat,” ujar Amsakar Achmad dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Tiga Pilar Utama Pengembangan WPP New Nagoya

Program WPP New Nagoya, yang diinisiasi oleh Kedeputian Infrastruktur, difokuskan pada tiga pilar utama. Pertama, peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar, termasuk integrasi sistem drainase serta penataan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan. Kedua, revitalisasi kawasan perdagangan dan penguatan UMKM. Ketiga, menghidupkan ruang publik melalui aktivitas budaya dan ekonomi kreatif.

Partisipasi Komunitas Kunci Keberlanjutan

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai, keterlibatan komunitas merupakan unsur penting dalam menciptakan kawasan yang hidup dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik.

“Partisipasi aktif komunitas akan memperkuat identitas New Nagoya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang inklusif. Ketika komunitas terlibat dalam berbagai kegiatan positif, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat,” tutur Li Claudia Chandra.

Dukungan terhadap pengembangan kawasan ini juga disampaikan oleh Dr. Suryatmoko dari Komunitas Omahan Runners. Ia menilai, penyediaan infrastruktur yang ramah pejalan kaki dan pesepeda dapat mendorong gaya hidup sehat di kawasan perkotaan.

“WPP New Nagoya bukan hanya tentang penataan kawasan, tetapi juga tentang bagaimana ruang kota dapat mendorong gaya hidup sehat. Dengan infrastruktur yang ramah pejalan kaki dan pesepeda, kawasan ini memberi ruang bagi komunitas untuk aktif bergerak, berinteraksi, dan membangun kebersamaan. Lingkungan yang tertata baik akan melahirkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.

sumber gambar: kilatnews.co